Asakusa, memberi asa layaknya Konoha

IMG_0457.jpg
Just arrived at Narita Airport

Ga ada yang bisa ngalahin perasaan lega penuh excitement saat tiba di tempat impian setelah kelamaan duduk di kursi pesawat kelas ekonomi. Space kaki yang sempit membuat paha sampe bokong pegel dan keram cekat cekut. Bersakit-sakit dahulu, stretching klimaks kemudian. Dengan perasaan penuh haru dan semangat menggebu, akhirnya saya menginjakkan kaki di Narita Airport, Tokyo! Impian masa kecil yang menjadi kenyataan. Mimpi seorang bocah Dragon Ball, Doraemon, dan Detective Conan yang membuat saya ga akan pernah jadi tua tua keledai.

Traveling pertama kali dengan uang hasil keringat sendiri meninggalkan kepuasan yang hakiki, melebihi menang undian gratis. Walaupun saya ga nolak kalo dapet undian tiket gratis

Begitu tiba di Narita, saya langsung mencari keberadaan teman saya yang bernama “Aping”, kami berada dalam satu pesawat namun duduk di kursi yang sangat berjauhan. Mungkin karena sibuk dengan urusan toilet masing-masing, kami jadi saling ga ketemu pas mau turun dari pesawat. Perawakan Aping yang tinggi dan bertato, dengan wajah garang ala mafia Hongkong, membuat saya aman seperti dikawal oleh seorang bodyguard. Akhirnya setelah sempat saling menunggu dan mencari, kita bertemu di pintu imigrasi keberangkatan. Sebenarnya ada satu lagi dari teman saya yang akan ikut ke Jepang, namun waktu libur dan cuti kantornya yang ketat, membuat teman kami yang bernama Yan baru bisa menyusul dua hari kemudianKita sudah janjian bakal “flashpackeran” bertiga layaknya boyband wrong direction. Sesuai dengan itinerary yang sebelumnya telah saya buat dirumah, kita langsung cussss menuju ke Asakusa.

IMG_0493.jpg
Inside the Train, from the airport to the city. Ga ada yang bisa ngalahin kebersihan, kecepatan, ketepatan waktu dari sistem subway train di Jepang. Public transport mereka begitu nyaman dan efisien

Transportasi umum paling cepat dari Bandara menuju ke pusat kota Tokyo jika kamu sudah memiliki JR PASS

Perjalanan paling nyaman dan cepat antara Bandara Narita dan Stasiun Tokyo adalah dengan naik JR Narita Express (NEX). Perjalanan one-way memakan waktu satu jam dan sepenuhnya dicover oleh JR Pass (Japan Rail Pass). Jika kamu ga punya JR Pass, kamu bisa beli one-way ticket seharga 3000 yen | Rp. 386,000 (sangat mahal, jadi disarankan tidak naik ini kalo kamu ga punya JR Pass). Keberangkatan kereta NEX ini setiap 30 hingga 60 menit. Nah dari Tokyo station, barulah kamu menggunakan Suica/Pasmo card dengan naik kereta jalur hijau Yamanote line menuju ke Ueno. Setelah sampai ke Ueno kamu pindah ke jalur orange Ginza, menuju ke Asakusa.

2027_new_01
Picture courtesy by japan-guide.com

Screen Shot 2018-04-06 at 10.11.19

tokyo-subway-map.gif
Picture courtesy by globalcitymap.com Tokyo Metro Map download

Transportasi paling cepat, murah dan efektif dari Bandara menuju ke Asakusa jika kamu memiliki JR Pass (ter-cover) ataupun tidak (Bisa menggunakan Suica/Pasmo)

JR Yamanote line ini juga tercover dengan JR Pass. Namun jika kamu ga memiliki JR PASS, kamu bisa menggunakan SUICA / Pasmo card disini. Jalur langsung menuju ke Asakusa dari bandara Narita, cara tercepat dan termudah adalah dengan menggunakan jalur Keisei Access Express (bukan Skyliner) dari salah satu stasiun terminal di Bandara Narita Terminal 1 (Stasiun KS42), kalo dari Terminal 2 dan 3 (Stasiun KS41) dan langsung sampe ke Asakusa tanpa harus transfer atau pindah stasiun lagi. Perjalanan hanya memakan waktu 51 menit dan biaya 1.290 yen | Rp. 166,000. Untuk info lebih detail dari Narita/ Haneda menuju ke pusat kota Tokyo kamu bisa click link ini How to travel between Narita Airport and Tokyo Station

rm_asakusa.gif

IMG_2596
The Pasmo card and Suica card are sold by different companies. However, they work in the same way in the same places. They are for example comparable with Mastercard and Visa credit cards. Specifically for for transportation (train and bus) in Japan but also can be use to buy drink in Vending Machine

Kartu Suica atau Pasmo merupakan kartu debet khusus transportasi. Kartu akses pra-bayar uang muka untuk seluruh transportasi massal di Tokyo, seperti MRT/subway dan bus. Kartu ini fungsinya sama seperti Ez Link Card di Singapore, Touch n’ Go di KL, Opal di Sydney ataupun Myki di Melbourne. Suica worth it untuk kamu miliki meskipun mungkin kamu hanya berada disini dalam beberapa hari. Kartu Suica membuat jalan-jalanmu jadi lebih hemat, mudah dan cepat, tinggal tap Suica ke pintu masuk mesin, tarifnya secara otomatis langsung terpotong dari kartunya. Di Jepang, Suica juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran (e-money). Beli ice cream, air mineral, dan kopi dari vending machine, tinggal tap! Praktis dan asyik!

 Dimana bisa membeli Suica Card dan Berapa harganya?

Kamu bisa membeli Suica di bandara Narita maupun Haneda, di sebagian besar stasiun kereta JR EAST, kantor tiket JR, di mesin penjual tiket multifungsi, dan pusat layanan perjalanan yang tersebar di seluruh Tokyo. Suica dijual dengan harga 1000 Yen (Rp. 130,000), termasuk didalamnya 500 Yen sebagai deposit yang bisa diuangkan kembali saat kamu mengembalikan kartu ini di kantor tiket JR terdekat. Namun kalo kamu merasa ga perlu perlu amat duitnya atau merasa males dan ga sempat menukar kartu tersebut saat pulang, kamu bisa seperti saya. Saya selalu menyimpan dan membawa pulang semua kartu transportasi umum seperti ini untuk dijadikan kenangan ataupun digunakan kembali jika berkunjung kembali ke Jepang suatu hari nanti. Untuk informasi lebih mendetail tentang Suica/Pasmo card kamu bisa klik link ini Suica Card Information untuk cara membeli Suica card dengan menggunakan mesin penjual tiket multifungsi kamu bisa klik link ini How to get a Suica Card

Kalo kamu ga pernah kesasar saat lagi Traveling, salah naik kereta, salah jurusan bus, kesel karena google maps ga idup, berarti mainmu kurang jauh!

IMG_0674.jpg
Start at the Kaminari-mon, Thunder Gate which serves as an entryway to Sensoji’s grounds. One of the busiest spots in Asakusa with a lot of tourist

Buat para penggemar Naruto, Konoha sudah ga asing lagi. Konoha yang arti bahasa Indonesia nya adalah dedaunan, merupakan desa tersembunyi oleh daun pepohonan dimana Naruto tinggal dan akhirnya menjadi Hokage ke 7! Kagebushin No jutsu!

Konoha dipenuhi deretan rumah-rumah tradisional khas Jepang. Begitu juga dengan Asakusa. Ditengah semakin modern nya teknologi dan pesatnya pembangunan di kota Tokyo, Asakusa tidak kehilangan sejarah dan identitas budaya mereka. Deretan rumah tradisionil ala Jepang dimasa lalu berdampingan dengan gedung gedung pencakar langit. Pemandangan ini memberikan kesan santai dan nyeni banget di Asakusa. Boleh dibilang kaya Jogja-nya Tokyo. I just love the atmosphere!

How to get to Sensō-ji Asakusa?
  • Address: 2 Chome-3-1 Asakusa, Taitō, Tokyo 111-0032, Japan
  • Hours: Main hall 6AM – 5PM (from 6.30AM dari October – Maret)
    Temple grounds: Always open
  • Direction: Dari Stasiun Tokyo. Ambil Jalur JR Yamanote ke Stasiun Kanda dan transfer ke Ginza Subway Line untuk Asakusa. Sensoji Asakusa Google Maps Location
  • Admission: Free – Tak ada biaya masuk. Sensoji Temple Guide
IMG_2626
Mandatory Tourist shot in front of Kaminarimon “Thunder gate”

Lampion merah besar menyambut kita menuju pintu masuk ke kuil Senso-ji. Tempat ini merupakan salah satu Tourist attraction yang wajib dikunjungi di Tokyo. Walaupun Kaminarimon gate selalu disesaki turis, berfoto pose model dengan background Lampion raksasa merah menyala wajib hukum nya. At least once in your lifeit makes you look Sugoiii!

Di sepanjang jalan Nakamise menuju kuil Sensoji, dipenuhi dengan pertokoan yang menjual pernak pernik dan oleh-oleh khas Jepang yang lucu, juga terdapat food stall yang menjual berbagai macam makanan dan snack cemilan yang enak, unik dan Instagram-able!

IMG_0576
Eggsellent!
IMG_0565
Ningyo-yaki 人形焼 – sejenis kue pancake manis dengan berbagai macam bentuk lucu, didalam nya berisi kacang merah. Mental mentul di mulut!
IMG_0559.jpg
Nakamise Shopping Street. Being the heart of old Edo, former name of Tokyo. Asakusa is the right place to feel the real traditional Tokyo experience
IMG_0799
Rice cracker with seaweed, rasa nya mirip kerupuk kemplang yang bikin cape ngunyah

Akhirnya setelah mencicipi beraneka snack dan melihat berbagai macam keunikan disepanjang jalan Nakamise, sampailah kita di depan kuil tertua di Jepang, Sensoji temple! Jangan lupa sebelum masuk kuil, cuci tangan dulu di Chozuya. Sebuah kolam air mancur batu berkepala naga. Murnikan dirimu dengan sendok air yang telah disediakan. Cuci tangan disini sebagai lambang “membersihkan diri” dari segala noda-nodamu dunia. Cara yang tepat menggunakanny adalah; pegang sendok air  dengan tangan kanan lalu tuangkan air ke tangan kiri, kemudian pindahkan sendok ke tangan kiri dan tuangkan air ke tangan kanan. Kamu juga bisa menuangkan air ke tangan, lalu membersihkan mulutmu dengan air yang telah berada ditanganmu tersebut. Saat disini, hargailah adat istiadat Jepang, jangan seenaknya saja melakukan hal yang menurut mu gampang seperti asal cemplungin tangan ke air, gebyar gebyur air dengan ngasal, apalagi bertingkah seperti Logan Paul!

IMG_0766
These are called Chozuya, we use them to “purify” ourselves with water before going inside the Temple or Shrine
IMG_0695
Aping sedang mengibas-ngibaskan asap kediri nya yang konon menyucikan diri dari segala penyakit
IMG_0727.jpg
The lights inside Sensoji temple

Salah satu experience like a local yang bisa kamu coba di Sensoji temple adalah ramalan doa. Sebelum berdoa, kita harus melemparkan uang koin dahulu, kemudian mengocok kaleng nomor yang sudah disediakan. Yak, mirip dengan Fortune Telling Kau Cim di China. Saya dan Aping iseng mencoba keberuntungan kami di Omikuji – fortune telling paper strips ini. Step by step dalam melakukan nya adalah:

  1. Ambil salah satu wadah berbentuk logam perak, dimana wadah itu berisi puluhan batang kayu berbentuk kecil dan pipih.
  2. Kocok wadah tersebut sampai salah satu batang kayu itu jatuh.
  3. Ambil kayu yang keluar dari kocokanmu, kemudian buka laci kayu berlabel nomor yang tertera pada batang kayu tersebut.
  4. Ambil secarik kertas dari laci kayu tersebut dan baca keberuntungan mu dengan sepenuh hati (Ga perlu diteriakkan secara lantang, karena ga ada yang peduli). Senso-ji memang kuil yang touristy banget! kita dimanjakan dengan kertas fortune teller-nya yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris.
  5. Donasikan 100 yen di tempat yang telah disediakan.
IMG_2625.JPG
Setelah mendapat nomor, saya berpose dahulu sebelum mengambil kertas ramalan di locker
IMG_0723
This is what i’ve got! The person you are waiting for will come soon. Building a new house, marriage and employment are all good!

Jika kamu mendapatkan bad luck dari secarik kertas yang keluar, seperti Aping yang sempet mendapat kertas yang tidak dia inginkan, kamu bisa mengikat kertas tersebut di salah satu batang logam yang telah disediakan diluar kuil. Ikatan kertas ini melambangkan ramalan buruk akan terikat di kuil ini dan tidak akan ikut menempel pulang bersamamu. Seperti kata TOLAK Bala! Namun, jika kamu mendapatkan Good Fortune seperti saya pada saat itu, kamu bisa membawanya pulang sebagai tanda rejeki yang diaminkan. Sekali lagi jangan terlalu menganggap serius ramalan seperti ini, cukup buat have fun dan ketawa ketiwi sama temen. Yang positif diamini, yang negatif diabaikan.

IMG_0743

Setelah itu jangan lupa untuk mengitari sekitar kuil, banyak hal yang akan membuatmu kagum, dan banyak spot indah untuk berfoto.

What’s the Tokyo’s weather in November?

Udara di Jepang saat bulan November tidak terlalu dingin, berkisar antara 9-14 derajat Celcius, musim peralihan dari fall menuju winter. Nyaman dan pas jika kamu ingin melihat daun warna warni berguguran dan menikmati perjalanan dengan nyaman tanpa harus selalu merasa Frozen, Let it go let it go! *ElsaMayora

IMG_0741
The five storied Pagoda of Sensoji
IMG_0589.jpg
Respect the culture. It’s ingrained in Japan’s rituals and traditions
IMG_0568
Rainy yet beautiful. Colourful umbrellas everywhere 
IMG_0801
Jika kamu mau ngambil foto Nakamise street dan Sensoji temple dari ketinggian, mampir aja ke Asakusa Culture Tourist Information centre di depan Kaminarimon Gate lantai paling atas. Gratis! Buka dari jam 9 pagi sampai 8 malam 
IMG_2624
I adore cutie Japanese girls in Kimono. I’ve come back from the past. Kimochi!

Pengalaman yang ga terlupakan di hari pertama. Serunya Asakusa yang melebihi asa tak terhingga. Hal-hal kecil sederhana menjadi sebuah kenangan membahagiakan. Dari mimpi dunia cartoon masa kecil, dari cuma membayangkan saat membaca komik, dari cuma ngeliat poto di Instagram, dari cuma nonton di film-film. Sampe ngerasain sendiri betapa Sugoiii-nya Jepang.

Dan akhirnya saya menyadari dan setuju sama perkataan Wiremu Ratcliffe,

I travel because … ngeliat poto dan brosur doang ga cukup, datang dan merasakan dengan mata kepala sendiri itu segala-galanya!”

IMG_0744

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s