Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan

Impian untuk memiliki iPhone dengan design edge to edge “hampir” menjadi kenyataan. Mungkin dalam 2-5 tahun kedepan, Apple akan menciptakan iPhone tanpa bezel dimana kita tenggelam dalam content tanpa halangan apapun. Setelah melalui proses panjang iPhone memutuskan untuk merelease iPhone X tepat di anniversary mereka yang ke-10.

Akhirnya, Apple me-redesign total iPhone setelah 4 tahun berturut-turut berkutat pada design yang hampir sama. Dari mulai iPhone 6 sampai iPhone 7 bahkan iPhone 8, tak banyak perubahan dalam soal design. Apple cuma merubah tampilan warna dengan  mengganti beberapa elemen design lapisan luar body, ataupun memperbaiki fitur internal seperti kecepatan dan efisiensi battery. Apple seakan sengaja menyimpan iPhone X untuk released di moment special. Penantian panjang penggemar Apple berakhir. Keinginan untuk memiliki iPhone dengan layar besar, namun nyaman dipegang satu tangan dan dikantongin akhirnya menjadi kenyataan. Thanks, to the small bezels. 

LRG_DSC04873.jpg

Penantian yang panjang membuat hasrat duniawi untuk segera memiliki iPhone X tak tertahankan lagi. Pada tanggal 27 October 2017 pre-order iPhone X dibuka untuk seluruh dunia, di beberapa negara terpilih. Negara yang paling dekat dengan Indonesia yang masuk dalam quarter batch 1 adalah Singapore. Sebelum pre-order dibuka jam 3 sore waktu Singapore atau jam 2 siang WIB. Saya mantengin iPhone, Mac, dan iPad. Mempersiapkan pemesanan melalui Web browser, Apple store Apps, dan berbagai macam back up bila salah satu pilihan pre-order tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mendapatkan sesuatu yang kamu idam-idamkan memang diperlu usaha, niat, dan “keberuntungan”. Niat saya untuk mengawini iPong X ini sudah bulat dan membuncah!

Diperlukan persiapan khusus untuk mendapatkan iPhone X tepat di hari launching nya. Mulai dari membeli tiket pesawat pulang pergi Singapore, men-download App Apple Store dimana account Indonesia belum bisa mendownload Apps ini, jadilah saya membuat account tambahan dengan Singapore Apple Store. Kenapa harus Apple store App? memang sih kamu juga bisa pre-order via website Apple.com namun dengan traffic padat di waktu pre-order resiko crash dan lag di website apple sangat besar. Karena kamu berlomba dan berebutan dengan seluruh umat manusia di dunia yang menginginkan iPhone X di hari pertama.

Aplikasi Apple Store akan memperbesar peluang mu mendapatkan iPhone X, sistem pemesanan nya yang simple dan memang dirancang khusus untuk transaksi pemesanan. Ditambah dengan tidak semua orang men-download apps ini membuat Apple Store menjadi “secret recipe” untuk dapetin iPong X. Dengan Apple Store app, kamu bisa mem-favorit tipe iPhone yang ingin kamu beli. Pada saat pre-order dibuka kamu bisa langsung bisa mengklik shortcut tanpa harus memilih terlebih dahulu warna apa dan berapa giga iPhone yang kamu inginkan. Jalan pintas menuju Roma. Lalu saya juga memastikan untuk mengisi semua data Kartu Kredit dengan tepat dan tak ada limit yang tercecar. Sehingga hanya dengan 3-4 kali klik, pre-order bisa saya dapatkan.

Dan akhirnya tibalah masa pre order, website dan apps apple sempat down, membuat saya bingung dan merefresh tombol apps berkali kali layaknya orang kesurupan.

Dari iPad pindah ke Mac, dari Mac pindah ke iPhone, begitu seterusnya, refresh till you shine! Baru kira-kira 5 menit kemudian, Apple Store kembali live. Begitu lega nya saya begitu masuk page apple. Lalu meng-klik dengan cepat semua yang sudah di favoritkan, dengan beberapa step, saya akhirnya berhasil mendapatkan iPhone X Space Gray 64gb impian saya. Kebahagiaan tiada terhingga, yang membawa saya ke puncak surga langit ke tujuh bertemu dengan Steve Jobs, lalu selfie disana!

Dengan ini saya ga perlu lagi antri ala “gembel elit” didepan Apple Store. Saya tinggal pick up iPhone pada jam yang ditentukan, lalu pulang dengan membawa tagihan sadis. iPhone X dibanderol dengan harga yang tidak murah, dibandingkan dengan iPhone 7 tahun lalu. Kenaikan harga gadget andalan Apple ini sungguh drastis. Dipatok dengan harga premium yaitu 1648 SGD untuk 64GB dan 1,888 SGD untuk 256GB belum dipotong tax refund sebesar 108 SGD untuk 64GB dan 124 SGD untuk 256GB. Bukan harga yang murah untuk sebuah smartphone.

LRG_DSC04636
Antrian “Apple Sheep” yang ingin mendapatkan iPhone X di hari perdana. Kekuatan sihir iPong X mengalahkan rasa lelah

Dan akhirnya pada tanggal 2 November tibalah saya di Singapore dengan penuh suka cita, sekalian shopping dan kulineran bakal jadi another short escape yang menyenangkan. Hitung-hitung duitnya jauh terbuang dengan lebih maksimal bila kamu terbang ke SG, sembari jalan-jalan, foto-foto, dan makan enak dibandingkan dengan kamu membeli dari online reseller di Indonesia, mereka mematok harga “gila” untuk sebuah iPhone X di masa masa awal launching karena stock yang terbatas, 21 juta untuk 64GB dan 23 juta untuk 256GB.

Dan betapa kagetnya saya saat tiba di Apple Orchard Road sehari sebelum iPhone X launching penjualan perdananya. Saya terpana dengan begitu panjang nya antrian mengular, lalu saya bergumam dalam hati “Gilaaaa, seandainya ga dapet pre order sementara dah beli tiket ke sg, mungkin ga bakal kuat antri kalo kaya gini. Give up! “No… Don’t you give up, nah-nah-nah. I won’t give up, nah-nah-nah. Let me love you (mendadak lagu Justine Bleber sekilas terdengar)”

Bayanginnya aja dah blenger. Penjualan baru dibuka keesokan hari nya jam 8 pagi, tapi sore hari mereka sudah ngantri disini. Mereka pun berniat nginep semalaman di depan Apple Store. Mereka hanya boleh meninggalkan posisi antrian paling lama 1 jam, baik untuk pipis ataupun mandi, dan harus segera balik ke posisi antrian bila ingin tetap mendapatkan iPhone X yang mereka impikan. Sungguh diperlukan dedikasi layaknya mengejar seorang gebetan.

LRG_DSC05102
Huge iPhone X banner in Orchard Road

Dan keesokan harinya, tibalah masa pick up iPhone X, saya datang ke toko sesuai jam yang dijadwalkan yaitu pada jam 1.30 siang dan langsung berbicara ke Apple genius, alias pegawai Apple berbaju biru yang dengan sigap membantu saya untuk mengambil iPhone X yang sudah disiapkan. Saya dilayani oleh seorang gadis manis nan jelita dengan senyum mempesona bernama Lun Jia. Tanpa perlu waktu lama iPhone X pun sudah berada ditangan saya. Gampang, cepat, dan anti lelah. Nikmatnya pre order!

Begitu selesai saya dikirimi e-mail berisi receipt dan survey mengenai bagaimana tanggapan saya terhadap pelayanan yang diberikan Lun Jia. Tentu saja saya puas. Apple merupakan perusahaan yang fokus memberikan customer experience terbaik di dunia. Dan juga salah satu info penting yang saya dapatkan dari Apple Genius adalah jika kamu pre-order sekarang dan ingin mendapatkan iPhone X untuk di pick up, kamu bisa pre-order melalui apple sg website Apple.com atau Apple store app pada jam 6 AM waktu Singapore, atau jam 5 AM WIB di pagi hari.

Screen_Shot_2017_09_13_at_2.37.00_PM.png

 

LRG_DSC05109LRG_DSC05104LRG_DSC05111

Beberapa saat kemudian bergegaslah saya dengan semangat menggebu untuk balik ke hotel, tentu saja untuk menelanjangi pacar baru tercinta ini. Bagi saya, killer features dari iPhone X ini adalah: Body Ratio – One hand usability, size-nya pas ditangan walaupun memiliki layar besar 5.8″ ibarat pacar yang enak dipegang dengan body aduhai. Ditambah dengan lapisan stainless steel di pinggiran body nya bikin dia terlihat shiny dan gorjess. Bersihnya tulisan iPhone di body belakang tanpa kode pabrik tulisan assembled in china juga merupakan nilai plus tersendiri. Attention to detail yang bikin iPhone X makin elegan.

LRG_DSC04987
iPhone X Space Gray size and color compare to the iPhone 7 plus Jet Black

iPhone X is easy in your hand and pocket. Size iPhone 7 plus yang begitu besar kadang membuat saya tidak nyaman mengetik dengan satu tangan dan saat dikantongin terasa mengganggu. Kesan pertama saat menggenggam iPhone X ini begitu menggoda, selanjutnya terserah mama. Lapisan kaca body luar-nya beresiko gampang pecah saat terjatuh. Namun memberikan kesan mevvah. Dengan lekukan elegant rounded corners di 4 sisi ujung nya disertai bezel super tipis membuat iPhone X seakan berasal dari masa depan. Begitu menyentuh dan merasakan kenikmatannya, iPhone 7 plus terasa out of date karena bezel nya yang besar. This is really the best damn iPhone Apple has ever made!

IMG_1463

truedepth-camera-apple-diagram
Someday, Apple bakal menyembunyikan semua teknologi yang berada di “notch” ini menjadi invisible tak terlihat dibalik layar. Embedded under display. Pic via Apple.com

Dengan OLED Display 5.8″ dan menghilangkan semua bezel except the little “notch” above the screen. “Notch” yang berisi semua teknologi teranyar apple seperti Face ID 3D mapping sensor, speaker, microphone, infrared, kamera depan 7MP etc. Patut ditunggu bagaimana cara Apple menemukan solusi menyembunyikan semua sensor yang ada di notch. Sehingga bisa menciptakan design yang super clean full display tanpa ada halangan bezels apapun. Pastinya bakal terlihat ciamixxx.

LRG_DSC04995 2.jpg
Notch yang tak terlihat bila menggunakan wallpaper deep black, notch seakan menyatu dengan layar OLED display
iphone-x-apple-news_dezeen_2364_col_6-852x896.jpg
Dan tentu saja iPhone X juga men-support dust and water resistant layaknya iPhone 7

Dan kelebihan iPhone X yang paling cool dibanding generasi sebelum nya adalah:

Face ID yang menggantikan Touch ID. Sidik wajah yang menggantikan sidik jari. Karena bentuk rupamu adalah password terindah. Begitu mudahnya menggunakan Face ID membuatmu seperti memiliki iPhone tanpa password, karena begitu cepat nya membuka lock screen hanya dengan sekali tatap. TrueDepth Camera system memungkinkan kita mengambil selfie yang cetar abis sekaligus untuk mengaktifkan ID wajah yang privat hanya untuk pemilik iPhone X tersebut. Face ID diaktifkan dengan memproyeksikan dan menganalisa lebih dari 30.000 titik tak terlihat untuk membuat peta wajah dengan tepat (3D map scanning). Face ID menggunakan teknologi paling canggih untuk mengenali perubahan penampilan wajah kita. Pakai topi, tumbuh janggut, no problemo, Face ID akan tetap mengenalimu bahkan kita bisa menggunakan Face ID dengan berbagai jenis kacamata hitam.

Untuk keamanan tambahan, Face ID membutuhkan attention to unlock, yang berarti ia hanya membuka iPhone X kita saat kita melihat ke arah iPhone dengan mata terbuka. Jadi saat kita tidur, orang lain tak akan bisa membuka akses iPhone hanya dengan mengarahkan iPhone X ke wajah kita. Sebuah level security yang sangat penting. Dengan TrueDepth Camera Apple akhirnya menciptakan sesuatu yang ga penting tapi bikin nagih,  Animoji! kemampuan TrueDepth yang bisa menganalisis lebih dari 50 gerakan otot berbeda di wajah, bisa menirukan ekspresi kita dalam bentuk 12 animasi emoji seperti Panda, Babi, Doggy, Kucing, Robot, hingga “Telek”. Yang bisa Membangkitkan inner beauty – jiwa binatang ke-unyuan yang tersembunyi didalam mu. Apple just did it again, playing with our emotion.

Screen Shot 2017-11-14 at 22.57.46.png

A11 Bionic Chip. The most powerful and smartest chip ever in a smartphone, with a neural engine that’s capable of up to 600 billion operations per second. Powerful yet efficient. It’s blazing fast! semua animasi iPhone X menjadi terasa fluid to the max. Smartphone tercepat dimuka bumi saat ini. Ga ada yang ngalahin benchmark graphics dan kecepatan iPhone X. Efisiensi yang mendukung ketahanan battery yang lebih lama 2 jam dibandingkan iPhone 7. Hardware dan sofware begitu harmoni dioptimalisasi dengan sempurna oleh Apple, ga perlu giga besar, 3GB saja sudah jauh meninggalkan geekbench dari android device.

Super Retina OLED display. 5.8″ dengan resolusi 2436 x 1125 dengan kepadatan 458 pixelper inch. It’s crispy af! Jauh mengalami peningkatan pesat dibandingkan resolusi layar iPhone 7 plus yang masih menggunakan layar LCD 1920 x 1080 pixels401 ppi. Sekali lagi layar terlihat besar tapi fit dengan sempurna di tangan. Disertai juga dengan Teknologi True Tone menggunakan sensor cahaya ambient enam tingkat lanjutan untuk menyesuaikan secara halus keseimbangan putih pada layar agar sesuai dengan suhu warna lampu di sekitar kita. Jadi gambar pada tampilan terlihat natural dan bisa sedikit mengurangi mata lelah akibat melihat layar terlalu lama. Keunggulan OLED display yaitu bagaimana akurasi warna begitu vivid dan tepat, serta black nya begitu deep black hitam tanpa batas alias item abisss, level brightness tingkat keterangan yang tinggi 1,000,000 dibanding 1 contrast ratio. Sekaligus bisa menghemat baterai bila kita memakai wallpaper berwarna hitam karena tidak memakan terlalu banyak energi.

apple-iphone-x-camera.jpg

It’s all about GESTURES. Gerakan swipe yang natural dan intuitif. No more home button. You just need to swipe and swipe like there’s no tomorrow! Swipe dari satu page ke page lain, flick dari atas kebawah, gestures memberikan nuansa baru yang sangat asyik di iPhone X. Animasi yang begitu fluid mengalir dengan lembut membuat kita seakan berada di sistem iOS yang berbeda.

Fast charging. Yak iPhone ini sudah mensupport wireless charging. Namun tingkat kecepatan wireless charging yang belum secepat dan semaksimal dengan menggunakan kabel, membuat saya lebih memilih fast charging sebagai fitur utama iPhone X. Walaupun harus merogoh kocek lebih karena iPhone tidak mencantumkan adaptor yang mensupport fast charging di dalam kotak. Untungnya saya sudah memiliki adaptor 61W dari Macbook Pro yang bisa dipakai untuk men-support fast charging baterai iPhone menjadi 50% hanya dalam waktu 30 menit. Namun saya tetap perlu membeli kabel USB C to Lightning untuk bisa menggunakan fast charging. Harus saya akui Apple sungguh terlalu tidak memberikan faster adaptor di box iPhone, dengan harga se premium ini, harusnya Apple yang merupakan salah satu raksasa teknologi terkaya di dunia tidak mengejar untung bisnis semata. Dengan mengikutsertakan cable dan adaptor fast charging seperti Samsung di kotak, tentu akan menambah nilai plus dimata para Apple fan boy seperti saya.

apple-29w-power-adapter-and-usbc-lightning-cable.jpg

A larger and faster 12MP sensor. A new color filter. Deeper pixels. And a new telephoto camera with OIS. Peningkatan “kecil” Kamera. Yak tidak ada peningkatan drastis dalam hal camera iPhone tahun ini jika dibandingkan dengan camera iPhone 7. Masih 12MP dengan Wide-angle ƒ/1.8 aperture dan Telephoto: ƒ/2.4 aperture, dengan optical zoom sampai 10x untuk foto dan 6x untuk video. Dan kini OIS image stabilization sudah dilengkapi di telephoto lens atau kamera zoom nya yang tidak dimiliki iPhone 7. Sehingga hasilnya akan lebih baik di low light, dan lebih stabil dalam pengambilan video baik dengan wide ataupun zoom lens. Selain itu, apple menambahkan fitur portrait mode selfies di kamera depan. Dimana kamu bisa selfie dengan bokeh background effect. Fitur Portrait light effect terbaru juga sangat impressive, kita bisa menambah effect studio lighting seperti editan kamera profesional dengan cepat langsung dari photos app.

104707077-handout-iphone-x.JPG

Selama di Singapore, saya sempat mencoba foto-foto dengan iPhone X ini. Dan hasilnya begitu sharp and amazing. Untuk sekelas smartphone, iPhone tetap menjadi yang terbaik soal camera. Tidak over saturated seperti Samsung, it just feel more natural. Akurasi warnanya begitu tepat, warna langit terlihat begitu biru dan seperti pop up on the screen. It’s also getting better in a low light, less noise. Namun jika dibandingkan dengan DSLR or mirrorless camera, tentu saja iPhone X masih jauh dan masih diperlukan jalan yang panjang menuju tingkat kualitas yang sama dengan mirrorless seperti Sony Camera. At least, it keeps getting better and better each year.

Smartphone camera technology is in the right track. Tentunya smartphone memiliki kelebihan tersendiri, simple nya camera apps memudahkan kita untuk mengambil foto dengan cepat. Ringan dan mudah mengeluarkan iPhone dari kantong juga merupakan nilai plus dibandingkan dengan body besar dari DSLR atau mirrorless camera. Berikut saya cantumkan beberapa foto hasil dari iPhone X yang saya ambil selama liburan.

IMG_0274
The romantic light of Fullerton Hotel at night
IMG_0752
Victoria Theatre and Memorial Hall
IMG_0775
St. Andrew’s Cathedral
IMG_0972
Baileys Espresso Creme, shot with stage light portrait effect
IMG_0791
Flat White at Tiong Bahru Bakery, shot with portrait mode studio light effect
IMG_0780
Godiva Ice Cream, shot with studio light portrait effect
IMG_0764
National Gallery Singapore

Pada akhirnya tidak ada yang namanya perfect smartphone. There is always something new. Jaman berubah dengan cepat. Tiap orang memiliki selera yang berbeda-beda. Ada yang tidak suka dengan banyak perubahan drastis, belum siap untuk sesuatu yang baru. Itulah mengapa Apple tetap merelease iPhone 8, dengan design boring dan tidak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Cuma menawarkan kenyamanan dari fitur yang sudah ada dan sedikit pembaruan kecil. Untuk mereka yang belum berani ninggalin Touch ID dan beralih ke Face ID.

Seandainya Steve Jobs masih hidup, dia bodo amat dan ga akan bermain aman dengan me-release iPhone 8. Dia akan launch iPhone X dan fokus hanya untuk iPhone X. Soal orang mau menerima atau engga, urusan mereka. Saya menawarkan sesuatu yang baru dan belum pernah ada, sesuatu yang pasti akan kamu suka. Just like what he said “it’s not the customer’s job to know what they want”. Typical karakter Steve Jobs, membuat kita yakin terhadap produk yang dia tawarkan. “I will show you the way. I will give you something that you want, something that will change your whole life.” Sama seperti smartphone, begitu juga kita. Terlalu sering tinggal di zona nyaman, kadang membuat kita tenggelam dalam keadaan, tidak terpacu untuk mencoba sesuatu yang baru, untuk berani keluar dan mengambil resiko. One more time, just like what he said “Let’s go invent tomorrow, rather than worrying about what happen yesterday”.

“Every once in a while, a revolutionary product comes along that changes everything” – Steve Jobs

DNFLsioXUAAlaHJ.jpg

Advertisements

One thought on “Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s