Tips mendapatkan Visa Australia 2018. Disertai panduan mengisi Formulir Aplikasi Visa Turis Australia 1419 dan Formulir 956A

LRG_DSC04193 2.JPG

Mendapatkan visa ke negara tujuan yang kita idam-idamkan merupakan sebuah proses yang boleh dibilang susah-susah gampang. Terlahir sebagai orang Indonesia dengan passport hijau berlambang Garuda, membuat kita harus berusaha lebih keras untuk bisa  masuk ke sebuah negara tertentu. Sebagai turis Indonesia, saat ini kita bisa mengunjungi 57 negara tanpa harus membuat visa terlebih dahulu. Saya hanya bisa berharap agar negara kita menjadi lebih baik, dan semakin banyak kerjasama dan perjanjian International yang akan mempermudah kita berpergian ke luar negeri tanpa harus ribet bikin visa dulu.

Mungkin saat ini kita bisa bermimpi, kekuatan passport Indonesia akan bisa menyamai Singapore suatu hari nanti. Singapore berdasarkan pada Global passport Power Rank 2017 merupakan negara dengan passport terkuat diseluruh dunia. Maksud nya terkuat adalah pemegang passport ini dapat kebanyak negara tanpa perlu repot-repot untuk bikin visa (surat izin masuk ke sebuah negara) ataupun bisa mengurus visa pada saat kedatangan (Visa on Arrival). Bayangkan, warga negara Singapore dapat mengunjungi 159 negara di dunia tanpa memerlukan visa, termasuk Australia. Mereka bisa masuk ke Aussie tanpa perlu ribet memenuhi segala persyaratan seperti yang akan saya bagikan dibawah ini. Lain halnya dengan kita, untuk bisa menjadi turis kekinian dan berfoto dengan latar belakang Sydney Opera House kita harus menyiapkan segala dokumen dan surat-surat penting, memberitahukan jumlah dalam rekening bank penghasilan kita, sampai harus membayar duit aplikasi visa dengan resiko kalau visa kita ditolak duit itupun tak akan kembali. Belum lagi kalo kita sudah membeli tiket pesawat ke negara tujuan, tak terbayangkan betapa banyak kerugian dari perjuangan mendapatkan sebuah visa.

Tapi apa mau dikata, jika kita tidak membuat visa kita tidak akan bisa masuk ke negara  impian. Kita hanya akan mentok di negara yang itu-itu saja, sementara negara maju yang merupakan destinasi impian saya seperti South Korea, Eropa, Amerika dan Australia, mau ga mau akan mendorong kita untuk membuat visa demi bisa merasakan indahnya dan serunya melihat Eiffel Tower, Colosseum, dan Sydney Opera House dengan mata kepala sendiri. Begitu seringnya membuat visa, tak akan membuat perasaan deg-deg an itu hilang. Perasaan resah dan takut ditolak itu akan selalu ada. Tiap negara memiliki kadar kesulitan visa approval yang berbeda, yang bisa bikin kita jantungan dan terngiang ngiang, “lolos ga ya? Dag Dig Dug Dhuerrrr”. Apalagi kalo kita sudah membeli tiket jauh-jauh hari, tentu kita akan berpikir kerugian yang bakal kita terima apabila visa ditolak.

Yang pasti saya tidak akan menjamin bahwa petunjuk dalam blog ini akan membuat permohonan visa-mu disetujui 100%. Tidak ada yang bisa memberi kamu jaminan bahkan pengacara, konsultan, travel agent, atau pegawai kedutaan. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya kemungkinan besar adalah penipu ulung atau si raja gombal. Hanya Tuhan dan juri-juri Kedubes Australia yang tahu apakah visa mu akan disetujui atau tidak.

Jadi, Beli tiket pesawat dulu atau bikin visa dahulu?

Memang terkadang sangat tidak dianjurkan untuk membeli tiket pesawat dahulu sebelum mendapatkan visa, tapi apa mau dikata bila kita memesan tiket lebih mepet,  biaya tiket akan terlampau mahal. Promo menarik dari berbagai maskapai penerbangan yang biasanya harus memesan jauh-jauh hari, membuat kita tergiur, yang pasti akan sangat menghemat budget traveling seru kita nantinya. Sebuah kegalauan yang diibiratkan mana duluan yang ada di dunia ini, “telur atau ayam?” Sama halnya dengan membuat visa, mana yang duluan, membeli tiket pesawat dulu atau mendapatkan visa dahulu? pertanyaan yang dijawab dengan kata “tergantung” dan bisa diperdebatkan siang dan malam ga selesai-selesai. Karena jawaban untuk tiap orang berbeda. Tergantung dompetmu alias duit di rekeningmu, tergantung passportmu isinya kosong apa engga, tergantung kamu pede apa engga, tergantung apakah duit tak jadi masalah jika membeli tiket mepet, tergantung apakah kamu se-glamour Syahrini atau tidak.

Disini saya akan menceritakan tentang bagaimana pengalaman saya yang baru saja pulang Australia 2 bulan lalu, proses dimana akhirnya saya bisa mendapatkan Visa Tourist Australia Multiple Entries yang berarti saya bisa masuk ke Australia sebagai turis dalam jangka waktu 3 tahun, dari jarak 3 bulan kunjungan terakhir. Tentu yang pertama kali saya lakukan seperti biasa adalah melengkapi persyaratan untuk mengajukan visa ke Australia, mulai dari browsing di Internet, sampai akhirnya datang ke travel agent, mengapa ke travel agent? karena saya berdomisili di Yogyakarta, akan lebih efektif dan efisien apabila kamu menitipkan melalui travel agent daripada kamu harus ke Jakarta bolak-balik. Akan lebih menghemat waktu dan biaya.

Kapan waktu paling awal untuk bisa mengajukan permohonan Visa Australia?
Kamu bisa ngajuin permohonan Visa Australia tiga 3 bulan atau 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang kamu rencanakan. Dan inilah sekiranya semua persyaratan yang saya cantumkan saat mengajukan visa Australia kemarin:

1. Passport yang masih berlaku minimal 8 bulan

Jika memiliki passport lama, jangan lupa diikutsertakan untuk menambah referensi dari kedutaan Australia. Apalagi jika jejak history perjalananmu bagus, seperti misalkan saya pernah ke Singapore, Hongkong, KL, Jepang, Korea, dan Eropa. Akan teramat sangat penting untuk mengikutsertakan passport lama mu. Visa dan cap perjalanan yang menempel di passport lamamu bagaikan ringkasan CV dengan kekuatan mujarab layaknya orang mau melamar kerja. Secret Code untuk memperkenalkan your first impression kepada pihak kedutaan. Ini akan membuktikan bahwa kamu sudah sering traveling kemana-mana sebagai turis, dan tidak akan mungkin menetap untuk mencari pekerjaan di tempat yang akan kamu kunjungi. Kedutaan akan menambah nilai tambah kepercayaan, walaupun ini bukan faktor utama yang paling menentukan, setidaknya akan memperbesar peluangmu untuk mendapatkan visa idaman. Pastikan kamu memiliki minimal 8 bulan sisa masa berlaku paspor. Jika tidak, perpanjang passport dahulu sebelum mengajukan visa.

2. Surat Sponsor dari perusahaan tempat anda bekerja

Surat sponsor merupakan sebuah surat jaminan yang berisi tentang pernyataan bahwa anda akan kembali ke negara asal dan tidak akan menetap untuk mencari pekerjaan dalam bentuk apapun di negara tersebut. Dalam hal ini karena saya selaku pemilik toko sebuah usaha, saya mencantumkan 2 surat sponsor , yang pertama saya menjamin diri saya sendiri, dan yang kedua yaitu orang lain atau pihak kedua: bisa keluarga ataupun HRD jika kamu bekerja di sebuah perusahaan ataupun dalam hal ini adik saya, yang menandatangani surat sponsor dan menjamin saya akan kembali ke negara asal saya. Sebenarnya satu saja surat sponsor cukup, namun saya sempat browsing di Internet ada yang mencantumkan bahwa surat sponsor tidak boleh ditanda tangani orang yang akan traveling saja, jadilah saya membuat dan mencantumkan 2 surat sponsor ini. Sedangkan berdasarkan pengalaman saya waktu mengajukan visa ke Eropa dahulu, hanya diperlukan tanda tangan saya sebagai penjamin, tanpa diperlukan tanda tangan pihak kedua atau orang lain seperti HRD. Tapi ga ada salahnya untuk membuat dua duanya sebagai pelengkap. Dan jangan lupa tanda tangan diatas materai dan cap toko/ perusahaan. Periksa ulang sebelum menyerahkan. Berikut saya cantumkan ke-2 contoh surat sponsor yang saya buat sebagai pedoman.

Surat Sponsor Aussie Steve.jpg

3. Photocopy SIUP/TDP/HO/NPWP ( Jika pemilik toko / perusahaan )

Hanya kirimkan dokumen asli. Jangan pernah mencoba mengirimkan dokumen palsu. Ada kemungkinan besar kamu tidak hanya akan ditolak, tapi juga akan dibanned seumur hidup. Anda bisa memilih salah satu dari SIUP atau TDP atau HO. Tapi saya berpikir akan lebih baik jika mencantumkan semuanya. Maka saya mencantumkan semua fotocopy SIUP, HO, TDP, dan NPWP. Intinya semakin lengkap semakin OK OCE.

4. Bukti Keuangan Pribadi 3 bulan terakhir

Disini saya mencantumkan bukti keuangan berupa rekening koran 3 bulan terakhir dan surat referensi dari Bank BCA dimana tempat saya menyimpan tabungan. Banyak yang bilang jika uang di bank banyak, otomatis maka visa akan mudah didapat, tetapi ada teman saya yang kaya raya tabungan berlimpah ruah pernah ditolak visa Jepang nya. Begitu juga dengan saudara saya yang cap di passport nya sudah lumayan banyak (Jepang, Korea) pernah ditolak visa Australia nya. Sepertinya ada faktor “LUCK” juga yang menentukan. Intinya kita harus berusaha yang terbaik, jangan sekali-kali meremehkan rekening koran, sebelum perjalanan jauh saya selalu memperhatikan detil rekening koran dimana lebih baik jangan ada uang masuk ataupun keluar terpakai terlalu besar di luar kebiasaan. Rekening koran yang stabil dengan jumlah yang mencukupi untuk membiayai perjalanan mu selama liburan akan menjadi nilai plus.

Saya juga sempet ngobrol sama temen yang visa nya pernah ditolak karena dia pikir duit banyak di rekening pasti lolos, bertukar pikiran mengapa sampai visa nya ga lolos, semua sudah lengkap, apa karena rekening koran? iya si kalo pengeluaran kaget pasti bikin pihak kedutaan makin ilfeel, tapi kenapa pemasukan kaget di rekening koran juga? kemungkinan jawabannya adalah karena akan makin membuat pihak kedutaan bertanya-tanya darimana uang ini berasal. Apakah dari pemberian orang tua, atau kah dari segerombolan mafia International ataukah kamu menang lotre? Tapi gimana kalo kamu menang lotre betulan? ya cantumkan saja, LOL!

Australian-Notes-and-coins

Jadi berapa nominal yang dibutuhkan untuk bisa memenuhi syarat visa? jawabannya adalah tergantung berapa lama perjalanan mu. Misal, kamu di Aussie cuma 3-7 hari, menurut saya minimal nominal 30-70 juta rupiah dengan rekening koran stabil akan memperbesar peluang visa mu bisa di-approve. Jadi kamu kira-kira saja kebutuhan hidup mu selama perjalanan tidak melebihi atau setidaknya cuma setengah saja dari uang yang ada ditabunganmu. Tapi berdasarkan pengalaman saya membuat Visa Australia, pihak kedubes  mengharuskan kamu memiliki minimal 200 AUD atau sekitar Rp. 2 juta per hari dari masa tinggalmu di Australia. Biaya hidup yang lumayan tinggi di Australia, membuat pihak Kedutaan membuat perkiraan standar budget sekitar 200 AUD yang dibutuhkan oleh turis untuk hotel, makan, transportasi, tempat wisata, dan keperluan lainnya dalam satu hari di Aussie. Itulah mengapa saya menyarankan agar kamu memiliki dua kali lebih banyak dari uang minimal tersebut. Saya menggunakan sistem kelipatan, berapa hari kamu stay di Aussie x Rp 2 juta. Misal, kamu ke Australia 10 Hari, berarti persiapkan 10 x 4 juta = 40 Juta didalam rekening kamu. 20 juta untuk kamu hokya hokya abisin di Aussie. 20 juta untuk meyakinkan pihak kedutaan bahwa kamu memiliki cukup uang untuk balik dan kembali menjalani hidupmu yang penuh misteri.

Jika mutasi rekening tidak banyak debit kreditnya atau jumlah uang di rekening kurang ideal. Keluar masuknya ga jelas tiap tanggal berapa, jumlah kredit pemasukan nya tidak menentu. Salah satu cara untuk memperkuat bukti kalau kita punya cukup uang untuk traveling ke Aussie dan menunjukkan uang itu bukanlah “titipan” adalah dengan mem-print rekening koran lebih dari 3 bulan, misal 6 – 9 bulan. Jika kamu sudah berumur kategori dewasa baik itu bekerja di sebuah perusahaan ataupun memiliki usaha sendiri lebih baik mencantumkan rekening yang berdasarkan atas namamu dan tidak diwakilkan oleh rekening orang tua dll, apalagi jika kamu berangkat sendiri. Sekali lagi ini bukan sesuatu yang benar-benar pasti, melainkan hanya berbagi berdasarkan pengalaman yang telah saya alami dan praktekkan sendiri.

5. Photocopy KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Surat Nikah (kalo sudah kawin), Surat Ganti Nama jika Ada

Jika kamu pelajar, harus melampirkan Scan Kartu Pelajar / surat keterangan sekolah untuk anak. Juga melampirkan keterangan dari kampus/sekolah yang mencantumkan nama, no. induk mahasiswa, jurusan, dan program yang diambil (S1/Diploma).

6. Pas Foto Warna dengan latar belakang putih ukuran 4×6 (2 lembar)

Pakailah pas foto terbaru, kalo males foto baru lagi,  foto setahun yang lalu ga papa asal kamu awet muda dan terlihat tidak jauh berbeda. Yang penting jangan pas foto waktu kamu balita atau SD. Pastikan bentuk wajah terlihat jelas. Jidat, alis dan telinga terlihat jelas. Jangan pakai softlens dan kacamata. Foto tidak boleh diedit, apalagi pake beauty filter. Zoom standar visa 70%.

7. Menyertakan formulir aplikasi permohonan Visa

Saya menyertakan formulir aplikasi permohonan visa form 1419, dan juga karena diwakilkan oleh orang lain yaitu dalam hal ini travel agent, saya juga menyertakan form 956. Dalam mengisi formulir, pastikan setiap jawabanmu diisi dengan cermat. Kesalahan fatal bila kamu asal mengisi tiap pertanyaan yang ada di formulir. Dan jangan gampang saja menyerahkan kepada Travel agent untuk mengisi formulir tersebut. Karena terkadang jawaban yang mereka berikan kurang mendetail, tidak seperti bila kamu mengisi sendiri dan kamu lebih mengenal dirimu sendiri untuk menjawab pertanyaan yang ada di formulir. Step by step panduan mengisi formulir saya cantumkan di bagian paling bawah blog ini. Formulir dapat diisi dengan diketik sebelum di-print, atau dapat dicetak terlebih dahulu kemudian diisi dengan menggunakan pena. Kalian bisa mendownload formulir disini:

Application for Visitor Visa 1419

Application for Visitor Visa 956a

8. Konfirmasi Bookingan Hotel, Print out Tiket Penerbangan, Itinerary Jadwal Perjalanan selama kamu di Australia

Tidak diwajibkan, tapi selalu menjadi pelengkap yang baik untuk diikutsertakan. Sebagai nilai tambah untuk menunjukkan bahwa kamu bisa tidur dengan nyaman di negeri orang dan tidak menggembel di bawah jembatan, dokumen yang menunjukkan bukti hotel yang sudah dipesan. Untuk mendapatkan konfirmasi bookingan hotel yang telah di print ini kamu bisa memesan hotel secara online atau melakukan pemesanan dummy melalui aplikasi atau website seperti Booking.com dan Agoda, yang tidak mengharuskan membayar biaya hotel saat itu juga dan bisa kamu cancel misalkan ada perubahan jadwal tanpa dikenakan biaya. Akan tetapi jika kamu menginap di rumah teman atau keluarga, kedutaan akan meminta rincian data tentang “tuan rumah”, seperti copy kartu identitas mereka, alamat tempat tinggal, dan bukti hubungan kamu dengan mereka.

Print out Ticket reservasi penerbangan menjadi bukti dasar yang kuat bahwa masa tinggalmu nanti tidak akan melampaui batas waktu (Overstay). Berikan mereka itinerary rencana perjalanan yang ingin kamu lakukan di Aussie nanti, tempat-tempat yang ingin kamu lihat, dan pengalaman serta makanan yang ingin kamu cicip.

Itinerary Aussie1

Itinerary Aussie
Contoh Itinerary yang saya buat

9. Membayar biaya pembuatan Visa Turis senilai 140 AUD

Melalui travel agent saya membayar total Rp. 1.900.000 – biaya yang sudah termasuk biaya pembuatan visa, tax, dan ongkos pengiriman ke Jakarta dan diantarkan langsung ke rumah saat visa dan passport selesai. Biaya yang menurut saya pas dan worth it dibandingkan saya harus bolak-balik ke Jakarta. Tiket pesawat aja dah berapa, belum plus plus hotel dll.

Yak, kiranya itu semualah yang saya selipkan dan lakukan untuk mendapatkan visa Australia. Visa pintu masuk menuju surga traveling yang mempesona di negeri Koala Bersaudara. Dan tentu saja di era digital seperti sekarang, kamu bisa mengecek online apakah Visa mu diterima atau ditolak dengan lebih cepat. Kamu bisa track your visa application di link ini:

Track Your Visa Here!

Kita bisa langsung input nomor aplikasi kita yang diberikan saat apply, dan input tanggal lahir kita. Nomer VLN atau nomor aplikasi bisa kamu lihat di nota saat penyerahan transaksi, jika melalui agen seperti saya kamu bisa kontak dengan travel agent melalui telpon, atau whatsapp embak-nya seperti saya untuk mendapatkan no VLN. Kelebihan cek online adalah kamu bisa cek langsung secara cepat kapan saja dan dimana saja, sehingga kamu bisa mengikuti proses persetujuan Visamu tanpa harus gelisah gundah gulana terlalu lama menunggu kabar dari travel agent.

visa-approved11

Screen Shot 2017-12-01 at 18.38.48.png

Dan hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, kurang lebih 7 hari setelah pengajuan. Begitu bahagia nya saya saat melihat visa saya telah di approve. Rasa plong dan kelegaan yang luar binasa walaupun saya sudah pernah merasakan sebelumnya rasa ini, rasa yang pernah ada antara kita. Mendapatkan visa di negara yang belum pernah kamu kunjungi selalu menciptakan kesegaran baru, layaknya mendapat pacar baru. Tak hanya itu yang membuat saya surprise adalah, visa saya disetujui dengan multiple entries, yang berarti saya bisa masuk ke Aussie berulang kali dalam masa 3 tahun. Walaupun saya tahu, mungkin saya tidak akan menggunakannya, karena saya tipe traveler yang ingin mencoba jalan-jalan di negara yang berbeda, dengan budget yang terbatas akan lebih manis bila saya lebih mengalokasikan perjalanan ke tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Mungkin suatu hari nanti dimasa depan, kita tidak lagi memerlukan visa untuk pergi ke sebuah negara, cukup dengan Passport, kita bisa bebas pergi kemana saja yang kita inginkan. Bukankah kita berbeda-beda tetapi satu jua? Kita tinggal dan lahir di tempat berbeda, kita memiliki kewarganegaraan berbeda, namun kita semua tetap sama. Kita adalah satu warga yang hidup dan berpijak dari sebuah negara besar bernama Planet Bumi.

We believe that Visa quotas should be lifted, and people should visit anywhere they wish freely – Mahmoud Ahmadinejad

LRG_DSC03383.jpg

Panduan mengisi formulir Aplikasi Visa Australia 1419 (Visitor Visa -Tourist stream)

Kamu bisa mendownload formulir permohonan visa disini Application for Visitor Visa 1419 Pastikan kamu mencetak ini dalam kertas A4. Bisa kamu isi dengan tulis tangan maupun diketik lewat PC or Mac. Jika kamu mengisi dengan tulisan tangan, tulislah memakai bulpen warna hitam dengan jelas dan rapi, tanpa penghapus atau coretan. Jangan meremehkan detail kecil. It’s the little detail that are vital. Isi dengan seksama sesuai dengan data mu yang sesungguhnya. Cocokkan dengan data passport dan rekening koran. Berikut saya cantumkan penjelasan dan contoh bagaimana saya mengisi formulir tersebut, tentu dengan data pribadi saya yang sudah saya samarkan untuk menjaga privasi.

Page 1 Right
Page 1 – Point Penting! No.2 When do you wish to visit Australia? Semakin pendek masa tinggal yang kamu isi semakin baik jika rekening koranmu tidak terlalu stabil atau duitmu sedikit cekak sekitar dibawah 30 juta. Karena pihak kedutaan mencocokkan masa tinggalmu dengan kemampuanmu membiayai kebutuhan hidupmu selama di Aussie
Page 2
Page 2 – Point Penting! periksa ulang nomor KTP yang kamu tulis di dokumen. Jika nama kamu terdiri dari 3 huruf: Misal Andre Herbal Putra, maka kolom Family name diisi huruf paling akhir dari namamu: Putra. Lalu isi Given name dengan 2 huruf awal namamu: Andre Herbal. Pastikan juga e-mail dan nomor telepon yang kamu isi di formulir benar benar aktif dan dapat dihubungi kapan saja bila sewaktu-waktu pihak kedutaan ada keperluan
Page 3
Page 3 – Point Penting! 27. Do you have any relatives in Australia? jika kamu memiliki keluarga atau kerabat dekat, pastikan alamat dan nomer telephone yang kamu isi telah valid. Kadang pihak kedubes bisa menghubungi orang terdekat mu tersebut untuk mengkonfirmasi kebenaran hubungan kerabatmu dengannya
Page 4
Page 4 – Point Penting! 29. Why do you want to visit Australia? Jabarkan alasanmu ingin datang ke Australia dengan sebaik dan sedetail mungkin
Page 5
Page 5 – Point Penting! centang No, untuk pertanyaan no 31-37 untuk memperbesar peluang mu memperoleh visa. Semua pertanyaan berhubungan tentang penyakit serius atau kesehatanmu. Dengan mencentang No, kamu sudah meyakinkan pihak kedutaan bahwa kamu sehat sempurna
Page 6
Page 6 – Point Penting! Learn di art of saying No! centang semua No tanpa basa basi
Page 7
Page 7 – Point Penting! 40. Give details of how you will maintain yourself financially while you’re in Australia? Jelaskan bagaimana kamu memiliki uang yang cukup di tabungan untuk memenuhi semua kebutuhan hidupmu di Aussie. Jelaskan juga bagaimana kalau kamu memiliki sebuah bisnis, bisnis itu tetap berjalan walaupun kamu sedang traveling, dan juga kamu akan stay di hostel yang murah dan makan jajanan hemat seperti di street food ataupun 7 eleven
Page 8.jpg
Page 8 – Point Penting! 41. Is your sponsor or someone else providing support for your visit to Australia? Jika kamu disponsori seseorang atau organisai, cantumkan bukti-bukti bahwa mereka akan mensupport atau menanggung keuangan, akomodasi, atau hal lainnya dengan mendetail.
Page 9
Page 9 – Point Penting! Kosongkan no. 44-46 jika kamu mencentang No pada no. 43
Page 10
Page 10 – Point Penting! Kosongkan semua bagian bila kamu belum yakin akan membayar uang aplikasi visa dengan menggunakan Kartu Kredit, cek ataupun cash. Bisa diisi saat kamu hendak membayarnya di kedutaan ataupun perwakilan dari travel agentmu yang akan mengisinya
Page 11
Page 11 – Point Penting! Bila kamu ragu akan kelengkapan apa saja yang sudah kamu cantumkan. Biarkan petugas kedutaan yang mencentang kolom pada bagian ini
Page 12
Page 12 – Point Penting! Tanda tangan dengan rapi dan isi kolom tanggal pada saat kamu menandatangani pernyataan persetujuan formulir ini
Page 13
Page 13 – Point Penting! Jika tak ada informasi tambahan maka dikosongkan saja

Alamat dari VFS Global Australia di Jakarta, Indonesia jika kamu ingin mengajukan langsung tanpa perantara Travel Agent. VFS Global Jakarta Google Maps Location

Kuningan City 2nd floor No. L2-19
Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 18
Setiabudi, Kuningan, Jakarta 12940 Indonesia

Opening Hours:
Monday to Friday : 08.30 to 16.00

Submission:
Travel Agent/Student Agent/Seaman Agent/Representative similar companies with more than 15 applications:
08.30 – 11.00
Travel Agent/Student Agent/Seaman Agent/Representative from similar companies with 15 or less applications:
08.30 – 12.00
Individual:
08.30 – 16.00
Individual and representative who wish to lodge more than 15 applications kindly contact us first to info.avacjakarta@vfshelpline.com

Collection:
Travel Agent/Student Agent/Seaman Agent/Representative from similar companies: 08.30 – 12.00
Individual: 14.00 – 16.00

LRG_DSC03849
Sony A7ii with Zeiss 55mm. Long Exposure. Taken by me.

Panduan mengisi formulir Appointment or withdrawal of an authorised recipient – Form 956A (Tambahan formulir yang harus diisi jika kamu menitipkan pengajuan Visamu ke Travel agent, sebagai bukti Penunjukan atau Penarikan penerima Visa yang berwenang)

Jika kamu mengajukan langsung permohonan visa mu ke VFS Global Australian Visa Information di Jakarta. Kamu tak perlu mengisi formulir perwakilan ini (Form 956A). Formulir ini intinya berisi bahwa kamu menyatakan telah menunjuk penerima yang berwenang Authorised Recipient (dalam hal ini Travel Agent) untuk menerima semua dokumen yang berkaitan dengan permohonan Visa maupun penarikan Visa saat sudah jadi di VFS Global nantinya. Kamu bisa mengunduh formulirnya disini Application for Visitor Visa 956a

Page 1 956
Page 1 – Point Penting! periksa ulang nama passport yang kamu tulis di dokumen. Jika nama kamu terdiri dari 3 huruf: Misal Andre Herbal Putra, maka kolom Family Name diisi huruf paling akhir dari namamu: Putra. Lalu isi Given names dengan 2 huruf awal sisa dari namamu: Andre Herbal. Pastikan juga nomor telepon yang kamu isi di formulir benar benar aktif dan dapat dihubungi kapan saja bila sewaktu-waktu pihak kedutaan ada keperluan
956a PAGE 2
Page 2 – Point Penting! Kosongkan nomor 14-19 untuk diisi oleh pihak perwakilan (dalam hal ini Travel agent) sebagai perantara yang menyampaikan permohonan Visamu
956a Page 3
Page 3 – Point Penting! Withdrawal an appointment bagian ini intinya tentang pencabutan perjanjian antara dirimu dan pihak perwakilanmu saat nanti Visa telah selesai diproses
956a Page 4
Page 4 – Point Penting! No. 28 diisi dan ditanda tangani oleh pihak yang mewakilimu. No. 29 diisi dan ditandatangani oleh dirimu sendiri dan anggota keluarga atau teman yang ikut mengajukan aplikasi permohonan visa ini bersamaan denganmu
956a page 5
Page 5
Berikut point penting – rangkuman singkat PERSYARATAN VISA AUSTRALIA
IMG_0213

Namun apa yang terjadi bila Permohonan Visa Australia mu ditolak?

Adakah yang bisa kamu lakukan jika hal buruk ini terjadi? Saya cuma bisa menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kamu bisa mengajukan permohonan kembali setelah 6 bulan berikutnya. Setidaknya bukan cintamu yang ditolak. Hidup masih panjang, teman. Masih ada kesempatan lain. Jangan terlalu dipikirkan. Makan lah chocolate dan ice cream kesukaan mu sebagai penawar hati yang pilu. Selagi menunggu 6 bulan lagi, mungkin kamu bisa mengunjungi ke 12 negara yang passport Indonesia boleh masuk tanpa harus apply visa, yaitu Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Hongkong, Macau, Brunei, Filipina, Chile, Turki, Moroko, dan Peru.

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Tips mendapatkan Visa Australia 2018. Disertai panduan mengisi Formulir Aplikasi Visa Turis Australia 1419 dan Formulir 956A

  1. Hi Steve, mau tanya, ini pengajuan visa australia kamu yg pertama atau sudah beberapa kali? Soalnya saya jg mau ngajuin thn ini dan mo nge gol yg 3 thn. Trakhir ajuin th 2014 cuma dpt yg sethn. Thank you.

    Liked by 1 person

    1. Ini kebetulan yang pertama sih, pas beruntung dapet multiple entries, hanya pihak Kedubes dan Tuhan yang tahu kenapa. Kalo dah pernah ke Aussie kaya Hana, harusnya bakal lebih mudah dapet Multiple entries. Good luck yah, mau ke mana lagi selain Melb and Sydney? Perth Brisbane?

      Like

  2. Wah lucky you mungkin krn passport saktimu warna warni and almost full yaa *sotoy mode 😀 * .. g sih pasti ke adelaide. Selebihnya klo diksh kesempatan ya mau jelajah perth, tasmania, brissie or road trip to melb. Kmrn Steve kmn aja?
    Eh boleh tanya ga, klo SIUP usaha mu atas nama dirimu kah? Wondering klo SIUP nya bkn a.n kita, gmn ya…

    Liked by 1 person

    1. Kalo kamu owner dari pekerjaan yang kamu isi di Formulir, SIUP nya harus pake nama sendiri. Iya aku pake nama sendiri, udah gede soalnya, harus bisa mandi dan mimik cucu sendiri. Kecuali misal kamu perjalanan disponsori oleh orang tua, baru SIUP nya bisa atas nama orang tua. Whoaaa, Adelaide belum pernah kesana. Kemarin baru Melbourne dan Sydney aja. Have fun deh yah disana! 😎

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s