Ritz-Carlton Millenia. Hotel ala Millionnaire dengan Bathtub ter-mevvah di Singapore

Pada saat traveling, faktor apa sajakah yang membuat kita menjatuhkan pilihan pada sebuah hotel? harga murah? lokasi strategis? kebersihan hotel? pelayanan yang memuaskan? fasilitas mevvah yang ditawarkan? dekat dengan transportasi publik jadi gampang kemana-mana? ataukah dari dinding kamar yang kedap suara “Aaahh unchh… ikeeh ikeeh kimochi?” Tentu saja semua orang memiliki preferensi berbeda, tergantung dari situasi dan kondisi rencana perjalanan kita pada saat itu. Di era Milenial, kita diberikan kemudahan untuk menyeleksi sebuah hotel. Aplikasi seperti Booking.com, Agoda, AirBnB dan Traveloka memaparkan detail segala hal yang kita perlukan sehingga kita bisa memilih hotel apa yang pas dengan keiinginan kita.

Tidak semua yang kita inginkan akan terkabul. Sama halnya dengan booking hotel. Kadang sebuah penginapan memiliki letak yang strategis. Dekat dengan berbagai tempat wisata dan akses transportasi publik. Tapi harganya selangit, ga sesuai dengan budget. Ada juga hostel murah tapi lokasi nya dipelosok pegunungan himalaya alias jauh dari pusat kota. Pas dapet yang murah en strategis, eh kamarnya sumpek, bau kaos kaki, ranjangnya keras, dan AC nya mati.

Sebelum memencet tombol reserve, ada baiknya kamu memperhatikan testimonial/review di aplikasi seperti booking.com Adakalanya gambar online yang ditampilkan sungguh berbeda dengan kenyataan di lapangan. Ibarat foto Profile Pic di Facebook vs foto di KTP. Semakin tinggi point review dengan jumlah orang yang mereview semakin banyak, biasanya hotel itu memang OK. Jika kamu sabar dan survei dengan seksama, keberuntunganmu akan semakin besar untuk mendapatkan hostel yang berada di lokasi strategis dengan murah dan toast breakfast yang enak. So far, hostel guest house favorite saya adalah Rucksack inn di Lavender Street, Singapore – Bounce Sydney di Surry Hills, Sydney dan Pencil Guesthouse Hongdae di Seoul.

Saya tipe orang yang suka menginap di Guest House saat traveling ke luar negeri. Ga papa deh tidurnya bareng orang lain, asal hemat. Saya berpikir hotel hanya sebuah tempat untuk numpang bobo dan byur byur aja kok, sementara pagi sampe malam saya berkelana diluar sana. Guest House merupakan tempat penginapan dimana kamarnya berisi bunk bed – tempat tidur susun 2 tingkat yang biasanya satu kamar berisi 4-8 kasur. Ada tipe mixed dormitory room dimana cowok dan cewek campur, ada juga tipe female dormitory khusus cewek. Saat kita menginap di Backpacker Hostel semacam ini, kita bisa bersosialisasi dan berkenalan dengan teman baru dari berbagai negara.

IMG_4403
The first thing i see when i arrive at the hotel room. Straight from my Deluxe Marina’s big window. Panorama of Marina Bay Sand, Helix Bridge, and ArtScience Museum

Tentunya selalu ada hotel berbintang dengan fasilitas ala Billionnaire asal kamu siap membayar harganya. Biasanya berkisar diatas 5 juta. Pertanyaannya adalah worth it kah membayar duit segitu hanya untuk dihabiskan dalam satu malam? Bukannya saya terlalu pokil untuk selalu stay di hostel murah. Sesekali saya ingin memberikan hadiah kepada diri sendiri dengan merasakan pengalaman bermalam di hotel mevvah. Toh saya telah berhemat dengan tinggal di hostel murah hari-hari sebelumnya. Jadi saya layak dapat bintang!

Habis buneg bertoleransi dengan teman sekamar di guest house, ngerasain bebas telanjang dan lompat-lompat dikasur hotel menjadi kelegaan tersendiri

Biasanya sebelum booking, saya survei dulu mana hotel bintang lima yang fasilitasnya unik dan punya nilai tambah. Dikarenakan harganya yang special, saya mencari hotel berkelas yang menawarkan pengalaman berbeda. Worth the price dan tidak terlupakan. Misal, saya nginep di Marina Bay Sands karena ingin ngerasain berenang di skyline kota Singapore. Begitu pula saat menginap di Langham Melbourne, saya ingin berendam blub blub blub Jacuzzi with a view gedung-gedung pencakar langit kota Melbourne. Serasa masuk surga sejenak. Ditambah dengan kebahagian dari nyobain fasilitas dan pelayanan kelas satu, membuat kita serasa jadi raja singa sehari. Bagaimana dengan Ritz-Carlton Millenia di Singapore?

“A traveler without observation is a bird without wings.” — Moslih Eddin Saadi

IMG_4066

Tanyalah pada Apple, Adidas, Hermes, Louis Vitton, Jo Malone, apa arti dari sebuah BRAND. Apa arti dari Bear Brand? Susu Beruang? susu dengan gizi tinggi yang menyehatkan tubuh. Brand merupakan sebuah nilai tambah yang masuk ke alam bawah sadar dan membentuk fanatisme tersendiri. Fanatisme yang membuat seseorang percaya pada produk dari merek yang dia gilai. Dengan rela dan bahagia, dia akan membeli berapapun price tag-nya. Brand membuat sebuah produk keluar dari perang harga dengan menciptakan persepsi. Tanpa kita ngecek barangnya kita sudah tau bahwa produk dari merek tertentu pasti berkualitas, dan berkelas. Itulah mengapa terjadi perang antara Android freak dan Apple Sheep. Adidas vs Nike. Brand menyentuh bagian hati kita paling dalam layaknya hasrat pada pandangan pertama.

A product can be quickly outdated, but a successful brand is timeless – Stephen King

Begitu pula dengan Ritz-Carlton. Siapa yang tidak kenal dengan brand kelas dunia ini? The Ritz-Carlton Hotel Company adalah perusahaan Amerika yang mengoperasikan 91 jaringan hotel dan resort bintang lima di 30 negara. Ketika mendengar nama Ritz-Carlton orang akan langsung berpikir “Waah, mehong!” Ritz identik dengan kemewahan dan pelayanan kelas atas. Kesan ini pula yang saya tangkap saat menginap di hotel yang dianugrahkan Travel & Leisure World’s Best Awards 2017 sebagai Top Hotel di Singapore.

Ritz-Carlton Millenia seperti papa kaya yang memiliki segalanya. Lokasi strategis di jalur F1 – jantung kota Singapore, arsitektur berkelas dengan koleksi seni modern yang bertebaran di tiap sudut ruangan, serta kamar elegan dan restoran berkualitas. Tempat wisata yang berdekatan dengan hotel ini adalah Singapore’s Gardens by the BayArt Science Museum, dan juga pusat kuliner Makansutra Gluttons Bay. Stasiun MRT terdekat menuju ke hotel adalah Promenade Station. Kalo mau shopping, pusat perbelanjaan The Shoppes Marina Bay dan Suntec City Mall hanya perlu jalan kaki 5 menit. Ritz got everything to make you feel alive in Singapore!

IMG_6612_iphonexspacegrey_portrait

Room Prices

Jadi berapa harga menginap di hotel ini semalam? harga relatif tergantung dari waktu pemesanan dan tipe kamar yang kamu pilih. Rata-rata berkisar antara 5 juta Rupiah semalam untuk kamar Deluxe dengan view Kallang River, sampai yang paling sadissss Club Premier Suite 12 juta Rupiah semalam. Untuk kamar Deluxe Marina View seperti saya kala itu, saya menghabiskan 600 SGD sudah include dengan breakfast di Colony Restaurant.

IMG_3535
Deluxe Marina room came with a comfortable King Size Bed, Pillowy Sofa, LED TV and DVD player, Full mini bar with liquor selections. Work desk to play with your MacBook complete with built-in power adaptor and iPod docking station, a walk-in closet, Separate bathtub and shower stall with rainshower feature and marble double sinks, Complimentary wired Internet and Wi-Fi,  surrounded by dual mood lighting system, cozy and warm decoration. The view and  the spacious rooms with luxurious furnishings, that’s what truly makes The Ritz-Carlton Millenia out of this world!

Tips

Lakukanlah pemesanan hotel melalui Booking.com Alasan utama saya booking kamar di Ritz-Carlton dengan menggunakan aplikasi ini adalah karena tagihan pembayaran baru akan terpotong dari Kartu Kredit pada saat check out dari hotel. Pembayaran tidak dilakukan dimuka sehingga kamu bisa membatalkan pemesanan bila mendadak tidak jadi berangkat atau ada keperluan lain. Bebas biaya alias gratis dalam jangka waktu 24 jam dari tanggal pemesanan. Jadi tanpa resiko bukan? dibandingkan bila kamu memesan melalui website resmi Ritz, yang harganya tidak terlampau jauh tapi harus dibayar saat itu juga dan tak bisa dibatalkan. Selain karena tampilan apps-nya yang intuitive dan gampang digunakan, booking.com juga men-support Apple Wallet, aplikasi dimana kamu bisa menyimpan data pemesanan dengan rapi berbentuk kartu yang bisa di slide. Booking.com juga kadang memberikan promo genius, deal-deal hotel dengan harga diskon untuk kita yang sering booking dengan aplikasi ini. Sempurna untuk para backpacker, traveler, ataupun swagger yang suka mager!

My Personal Review 9/10

Deluxe guestroom - bathroom.png.jpeg
Bathtub situation, courtesy of Ritz Carlton Website
IMG_5344
The main attraction is a gorgeous bathtub. It had an iconic octagonal windows with a views of the famous MBS and Singapore Skyline. I was enjoying the white mineral water aka fake champagne in the morning while thinking about my loneliness lol. Real men drink a mineral water

Kesan luas, lapang dan terang begitu terasa saat saya pertama kali memasuki kamar hotel. Kamarnya luas lengkap dengan sofa dan meja kerja buat nyantai browsing ataupun nge-cek harga saham (kalo kamu pebisnis kelas kakap). Kalo kelas teri kaya saya lumayan buat ngecek Instagram dan Facebook. Jendelanya yang besar bikin saya terkesima menikmati pemandangan Marina Bay Sands dan panorama kota Singapura. Saya ga kemana-mana hari itu, fokus menikmati seni dari mager di hotel mevvah. Just enjoy the facility inside the hotel. Relax, Wine, Repeat!

The Ritz-Carlton Millenia terkenal dengan kamar mandi nya yang super glamour and sexy! Lengkap dengan busa dari Asprey Water Purple, membuat pengalaman saya berendam disini semakin berbusa-busa layaknya Cleopatra versi pria. Berendam air anget sambil melihat keluar jendela segi delapan nya Ritz yang iconic jadi pengalaman yang menyenangkan. View tiap kamar berbeda-beda, tergantung dari tipe room yang kamu kehendaki. Kamu bisa memilih kamar dengan panorama MBS dan Singapore Flyer-Financial district atau Kallang River dan Singapore Sports Hub.

Berfoto di bathtub ini menjadi trademark Ritz-Carlton. Wajib hukumnya untuk diabadikan di Social Media sebagai tanda bahwa kamu sudah pernah menyetubuhi hotel mevvah ini. Berfoto disini membuatmu semakin Instagram-genic. Ditambah dengan mimik cucu dan champagne pasti chemistry nya dapet banget. Bila kamu khawatir orang di luar jendela bisa liat kamu berendam naked, don’t worry karena jendela hotel ini udah dilapisi kaca film anti tembus pandang. Cermin di kamar mandi nya pun anti kabut. Area shower nya terpisah dengan area toilet buang hajat. Attention to detail dan privacy bener-bener diperhatikan disini.

LRG_DSC05243 2
Big sized bathtub and separate shower stall with rainshower feature. The full marble bathroom is the main feature. Taking a bath with amazing view of MBS is a magical experience
RCSINGA_00354.png.jpeg
Deluxe Marina Room situation at night, courtesy of Ritz Carlton Website
LRG_DSC05535
The view from my Deluxe Marina Room window at night. Shot with long exposure Sony A7ii Zeiss 55m 
LRG_DSC05536
The view from the other side of my window, Singapore skyline at night

Restaurants Options inside the Hotel

  • Colony Buffet Restaurant – All you can eat
  • Summer Pavilion – Cantonese Fine Dining
  • Chihuly Lounge – Afternoon Cocktails and Tea
  • Shiraishi – Japanese Cuisine (Sushi)
LRG_DSC05538
Colony restaurant is an architectural dream

Breakfast at Colony Buffet Restaurant

Sesuai dengan paket kamar yang saya booking, pagi itu saya sarapan di Colony Restaurant. Restoran yang berada di dalam hotel Ritz ini bertipe prasmanan atau All you can eat until you get pregnant. Kamu bebas ngambil makanan apa aja yang kamu mau. Saya mengawali pagi itu dengan memesan secangkir espresso dan cafe latte. Life begins after coffee isn’t it? Restorannya memiliki dekorasi bertema kolonial modern dengan lighting yang cozy, bingkai foto dan kartu pos vintage, classy and elegant. Suasananya seperti di restoran ala film Eropa kuno. Pramusaji cantik mengantarkan saya ke tempat duduk, membuat saya merasa diperhatikan dengan nyaman. “Is there anything else i can do for you, sir?” tanya nya. Ingin rasa nya saya menjawab “suapin yah…” *mendadak muncul background lagu “sudah terlalu lama sendiri, sudah terlalu lama aku asyik sendiri…”.

LRG_DSC05628

LRG_DSC05603

Beragam kuliner dari cita rasa lokal Singapura, Western food, Chinese food, Indian food, Japanese food, Indonesian food, sampe hidangan Kanton otentik ala chef Hongkong ada disini. Variasi hidangan yang bikin saya bingung mana yang mau dimakan duluan, saking menggiurkannya semua pingin dicicipin. Mulai dari yang standard seperti telur, bacon, salad, dan susu cereal. Sampai roti-rotian bakery favorit saya seperti Croissant, Muffin, Waffle, dengan pilihan selai, margarin, dan keju dari berbagai macam negara. Ronde pertama selesai, ronde ke-2 dimulai, sushi kenyal super fresh, sosis sapi, pork bacon, dim sum, nasi lemak, nasi briyani, roti canai, dan mie pangsit telah menanti untuk dikunyah.

LRG_DSC05634
Ritz has the best breakfast among the hotels I’ve stay in so far *period. Western, Chinese, Indian, Japanese food, they got everything. Crunchy croissant with Local and International cheese, chewy sushi, big sausage and bacon, dim sum. They’re all super delicious! Quality always comes with a price
LRG_DSC05625
One of the grandest breakfast experiences ever
LRG_DSC05614
Ritz Carlton Millenia has the best service I have ever experienced among the hotels I’ve stayed in.

Ga cuma tampilan luar nya yang cantik, rasanya juga lezat! ga kaya buffet di acara kawinan karena disajikan begitu banyak, cita rasanya jadi kurang diperhatikan. Minumannya juga komplit abis, mulai dari wine, beer, cocktail, coffee, tea, dan beraneka juice buah segar pilihan yang bisa kamu request blend sesuka hati. Ronde ke-3 adalah makanan pencuci mulut, “Telatoooooo!” (Minions Voice) ice cream berbagai macam rasa, eggtart dan tiramisu. Pilihannya ga abis abis dan enaknya kebangetan. Mungkin ini yang dinamakan dengan kepuasan yang hakiki. Harga memang ga pernah bohong! Kalo makan disini comotnya dikit dikit, biar ga kekenyangan saat mencicipi semua jenis makanan. Salah satu pengalaman breakfast termegah yang pernah saya alami.

IMG_4278
The set of food at the Colony was fantastic. And walk-in guests are welcome too. The same quality of food for lunch and dinner buffets. One of the BEST! 

This slideshow requires JavaScript.

IMG_4076
24-hour Fitness Center – Gym is located on the same floor as the swimming pool and the equipment is extremely complete

Facility

  • 24-hour Fitness Center
  • The first La Mer hotel partner spa in Asia Pacific and the only spa to provide the highly coveted La Mer Miracle Broth facial
  • Flexible event space for conventions, meetings weddings and celebrations, equipped with state-of-the-art audiovisual and lighting equipment
  • An elevated Club Lounge experience located on the top floor featuring stunning sunset views of Singapore
  • The outdoor swimming pool is an exclusive 25 metres lap pool

Setelah breakfast saya nyobain fitness centre nya yang buka 24 jam. Ada lemon infuse water dan buah-buahan yang bisa kamu icip. Peralatan fitness nya juga lengkap. Dengan customer service yang sigap memberikanmu handuk saat melihatmu basah keringetan. Bravo, amigos!

IMG_4071
One of the most impressive hotel gym with cozy lighting
IMG_6606
Posing like a Wakanda king in the outdoor Swimming pool. The swimming pool is flanked by sun loungers and private cabanas for guests to relax
LRG_DSC05660
4,200-pieces of contemporary art collection scatter everywhere around the hotel, including works by Frank Stella, Andy Warhol and Dale Chihuly
LRG_DSC05654
I could feel the love of Christmas everywhere throughout the hotel, from a huge Christmas tree, festive ball decoration, glittering and shiny light, adorable teddy bears. Mr. Bean must be happy to see this

LRG_DSC05335

“I wanna be a Billionnaire so fucking bad, buy all of the things i never had” – Bruno Mars

IMG_4432
Beautiful and luxurious lobby to check in and out
LRG_DSC05643
Selection of wine and Champagne that you can buy in here
LRG_DSC05647
Heartwarming Christmas

Saat stay disini saya merasa layaknya Billionnaire sehari, seperti raja minyak dari luar angkasa. Hotelnya kaya akan fasilitas mevvah dengan customer service berseni tinggi. Thank you, Richie Ritz for the wonderful experience. Travel in style really makes me sparkling!

My poor dad said, “money doesn’t make you happy.”
My rich dad said, “why not spend a little time being thankful for the money you do have..” 
People who don’t know how to make money, preach having money is wrong – Robert T. Kiyosaki

 

Advertisements

3 thoughts on “Ritz-Carlton Millenia. Hotel ala Millionnaire dengan Bathtub ter-mevvah di Singapore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s