10 Hal asyik yang bisa kamu lakukan sebelum pulang dari Terminal 4 Changi Airport yang Futuristic

Changi Airport. Bandara favorit dimana saya bisa betah berlama-lama menyeruput pelan Hot Caramel Macchiato, sambil liatin amoy sexy International berlalu lalang. Tempat dimana saya merasa seperti Lee Min Ho yang berjalan diatas Red Carpet, lengkap dengan teriakan histeris fans-fansnya “Kyaaaa…Kyaaa…Kyaaa” (berkhayal itu gratis). Sebuah bandara yang lebih mirip kota kecil modern dimana kamu bisa shopping perfume Jo Malone ataupun sepatu Adidas yang kamu suka tanpa dikenai pajak, beristirahat dan berfoto di taman bunga matahari yang indah, ataupun duduk merebah nyantai di alat pijet gratis yang super maknyus. Changi memang selalu wangi di hati saya. Maybe this is what you called with Airport heaven!

6 tahun berturut-turut dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia, Changi airport tak pernah puas dan berhenti untuk berinovasi. Survei Skytrax tahun 2018 yang baru saja dirilis kemarin, lagi-lagi menyatakan Changi menang di segala sektor. Mulai dari kinerja dan layanan utama bandara seperti check-in, kedatangan, transfer penerbangan (transit), shopping, keamanan, imigrasi, sampai keberangkatan, semua berada di performa terbaik. Changi mengalahkan Haneda Airport Tokyo dan Incheon Airport Seoul. Changi is simply the best Airport in the world!

Bahkan saat saya menulis ini, mereka sedang membangun proyek “Game changer” terminal 5 yang mega besar, dimana nantinya kapasitas bandara bisa mencakup 50-70 juta penumpang pertahun. Kapasitas besar yang berarti maskapai penerbangan di Terminal 5 bisa menambah lebih banyak link dan cabang penerbangan. Konektivitas antar penerbangan yang lebih bervariasi, membuat kita yang tinggal di Asia tenggara bisa makin terhubung dengan cepat, mudah dan nyaman.

LRG_DSC04415
Petalcloud the amazing kinetic sculpture that look like an orchid petals. They are go along with the lights and soft calming music that can be heard throughout the terminal 4 

Saya berkesempatan merasakan inovasi termutakhir dari Terminal 4 Bandara Changi Airport ini di akhir tahun 2017. Congratulations, you are registered travelers! begitu bunyi pesan dikartu yang diberikan oleh petugas imigrasi ketika saya baru saja melewati pintu imigrasi dari terminal ini. Setelah membaca info di kartu tersebut, yang intinya berisi tentang pemberitahuan bahwa saya telah terdaftar untuk bisa mencoba pintu imigrasi mesin otomatis saat pulang ke Indonesia nanti. Saya pun jadi penasaran!

Ngerasain masuk ke pesawat tanpa harus diperiksa petugas imigrasi, tinggal scan passport layaknya tap Ez Link Card sewaktu naik MRT. Cepat, mudah, dan SWAG abis! That was really cool! tinggal scan tit tit tit…cusss pintu terbuka. Sebuah teknologi masa depan yang bisa terealisasi berkat artificial intelligence. Kecerdasan buatan yang terus berkembang dengan pesat dan mungkin akan sangat berguna bagi masa depan kita saat sudah menggendong cucu nanti. Sepercik keistimewaan yang bakal kamu rasain ketika berada disini, di masa sekarang, di Changi Airport Terminal 4.

Kabar baiknya jika kamu naik Air Asia ke Singapore, baik itu dari Bandung, Denpasar, Jakarta, Semarang, ataupun Jogja, maka kamu akan otomatis mendarat di Terminal 4 ini. Namun jika kamu ga menggunakan maskapai Air Asia, tapi penasaran ngerasain futuristic-nya design di bandara ini, sekalian shopping en makan di area public nya yang kece badai, kamu tetep bisa kok kesini. Untuk menuju ke Terminal baru Changi ini kamu bisa menggunakan shuttle bus antar jemput 24 jam gratis yang telah disediakan di Terminal 2. Tinggal melihat signBus to Terminal 4 yang bersebaran di tiap sudut bandara maka kamu akan terpandu dengan sendiri nya menuju ke lokasi bus tersebut mangkal.

LRG_DSC04426

Nah sebelum pulang, banyak hal baru di terminal 4 yang ga boleh kamu lewatin. Berdasarkan pengalaman saya yang muter-muter berpetualang layaknya Dora versi manusia, berikut saya jabarkan 10 hal asyik yang bisa kamu lakukan di terminal ultramodern ini sebelum balik ke kampung halaman.

1. Check-in, Cetak Boarding Pass dan Luggage Tag sendiri di mesin otomatis

Hal pertama yang bisa kamu coba disini adalah ngerasain sistem barunya Changi yang bikin kita bersahabat dengan robot. Changi memperkenalkan sekilas rasa masa depan dengan memperkenalkan sistem yang bernama FAST singkatan dari Fast and Seamless Travel. Sebuah sistem dimana hanya ada robot dan kita. Kita bisa bebas mencetak boarding pass, tag bagasi barang bawaan kita sendiri, lalu memasukkan bagasi tersebut ke Automated Bag-Drop mesin otomatis tanpa perlu bantuan dari staf penerbangan. Sistem yang bisa mengurangi waktu yang diperlukan oleh kita untuk check-in dan mempercepat proses keberangkatan karena mesin tersedia dalam jumlah banyak jadi kita ga perlu antri lagi.

Tapi tenang aja,  buat kamu yang baru pertama kali mencoba dan masi bingung seperti apa proses meraba-raba mesin ini, tetep bakal ada satu atau dua orang petugas bandara yang ramah siap membantumu. Mereka akan memandumu dan menjelaskan betapa mudah dan cepatnya terbang dengan menggunakan cara ini. Sebenarnya ini bukan sistem yang baru baru amat, saya pernah mencoba sistem ini pada waktu penerbangan dari Melbourne ke Sydney. Cuma memang sistem ini termasuk teknologi anyar dan belum diterapkan di negara kita. Sewaktu di Melbourne dulu, pertama saya sempat bingung tentang posisi tag tag an bagasi yang harus kena sensor, jadi sticker tag yang dikalungkan di tas bagasi kita, barcode nya harus dihadapkan ke posisi atas biar terbaca di tag reader mesinnya. Dan juga jika kamu sudah check-in dan print boarding pass sendiri di rumah, tanpa memakai bagasi alias cuma handbag yang bisa kamu bawa ke kabin, kamu bisa langsung menuju ke pintu imigrasi. Ga perlu verifikasi or cap capan lagi. Praktis bukan?

IMG_5180
No airport staff needed. It’s all about how you touch the screen with love. That Hello Titi design though…

Pemeriksaan keamanan juga semakin cepat berkat 3D screening technologies, pemindai Comuted Tomography dimana kamu ga perlu lagi mengeluarkan laptop dari tas sebelum menaruhnya dalam nampan terpisah untuk di-scan. Cukup taruh tasmu ke satu nampan besar dan cusss… untuk berangkat. Dari yang saya baca di Google, dengan sistem ini, Changi telah menghemat waktu dan tenaga kerja sekitar 20%. Teknologi telah membantu atau kasarnya menggantikan tenaga kerja yang mulai menua untuk melakukan pekerjaan mereka.  Yang lucu juga saya melihat sebuah robot pembersih lantai muter-muter secara otomatis. Robot kecil yang meringankan pekerjaan The uncle and auntie cleaner. Mungkin di masa depan akan ada robot full yang bisa menggantikan pekerjaan mereka. Tidak ada yang tahu kapan saat itu akan tiba, yang pasti kita harus mempersiapkan diri dengan personal skill yang memadai dan tahu bagaimana caranya berinvestasi sehingga kita tak perlu khawatir pekerjaan kita akan diganti dengan robot di masa depan. Kalo ada robot Doraemon si asik asik aja.

Tips

Perhatikan Batas Bagasi yang diperbolehkan! Timbang dan pastikan bahwa bagasi check-in mu sesuai dengan batas bagasi pesawat yang ditentukan. Kalo ragu jangan check-in dulu, kamu bisa ngukur di timbangan yang tersedia di banyak area keberangkatan. Jika ternyata bagasimu melebihi batas, ada bangku yang tersedia di aula keberangkatan untuk “repackage” mengemas ulang bagasimu. Mengeluarkan yang mungkin bisa meringankan beban untuk dipindah ke cabin handbag. Jika kamu terpaksa ingin menambah kapasitas bagasi, kamu bisa berbicara pada staf pernerbangan yang biasanya berjaga disitu.

LRG_DSC04436

2. Masuk pintu imigrasi otomatis dengan SWAG! scan Passport, Sidik Jari, dan FACE ID – Scan wajah ala iPhone X

LRG_DSC04420
Automated Immigration Gate for Singaporeans, Permanent Residents, Long-Term Pass Holders and Registered Travelers

Teknologi memainkan peran yang sangat besar disini. Teknologi merevolusi bagaimana kita terbang dan mempermudah bagaimana kita traveling. Tentunya Masih ada 1-2 staf bandara yang mengawasi dan siap memberikan bantuan saat kamu kebingungan bila baru pertama menggunakan sistem ini. Terdapat juga petugas imigrasi manusia di bagian kiri setelah kamu masuk melalui pintu imigrasi otomatis. Tugas kedua orang tersebut hanya untuk memastikan dan mengecek ulang bila ada keanehan atau keamanan yang tidak sesuai prosedur seperti scan sidik jari yang tidak cocok dengan paspport dll.

Setelah saya melewati Automated Immigration Gate atau pintu imigrasi otomatis ini, ada seseorang yang menghampiri saya dan bertanya ala sales apakah saya suka dengan sistem ini dan sebagainya. Semacam survei konsumen tentang kelebihan dan kekurangan dari automated immigation ini dengan tujuan sistem yang lebih baik lagi di masa depan. Yang paling saya suka dari sistem ini adalah bagaimana kita bisa melewati imigrasi dengan lebih cepat dan modern, ga perlu cap capan lagi, kita bisa masuk dengan men-scan passport, sidik jari, dan scan wajah ala iPong X. “Shiok lah!”

Tips

Lepaskan kacamata dan topimu. Biarkan hidungmu yang besar, matamu yang sipit, dan jidatmu yang jenong itu terlihat jelas saat scan wajah bekerja. Jangan grogi. Lepaskan cover pasport-mu. Cover passport mempersulit pemindaian untuk dibaca oleh mesin. Lepas cover agar proses pemindaian bekerja lebih cepat.

3. Ngopi di Starbucks | Paris Baguette dan Makan di Heavenly Wang | Old Street Bak Kut Teh

LRG_DSC04460
Starbucks in Singapore has gone to different level. The variety of pastry, sandwich,cake, tart, cookies and croissant are looks yummy as hell. Stardaze!

Yang tidak pernah saya lewatkan saat berada di Changi adalah nyobain Starbucks Singapore yang memiliki menu makanan dan minuman berbeda dengan yang ada di negara kita. Food therapy for your soul! Restoran baru yang ada di terminal ini adalah London Fat Duck and Sushi Goshin, yang belum sempet saya cobain tapi kayanya enak banget. Kalo makanan lokal Singapore yang yummy, kamu bisa nyobain Laksa atau Kaya Toast di Heavenly Wang, dan Pork di Old Street Bak Kut Teh (non-halal). Berbagai macam jenis maeman Western, Indian, or Indonesian food juga bisa kamu pilih di Food Emporium – foodcourt yang berada di level 2 area publik Terminal 4. Manjakan lidah nakal mu saat berada disini!

lrg_dsc04461.jpg

IMG_3508
Apple Pie with Caramel Macchiato = Happy Tummy
IMG_5267.jpg
Laksa to the rescue! Laksa is a spicy noodle soup popular in the Peranakan cuisine. Laksa consists of noodles with chicken, prawn or fish, served in spicy curry coconut milk

4. Beli oleh-oleh snack Garret Pop Corn dan Irvins Salted Egg

IMG_5172

Pop corn kekinian yang digandrungi turis Indonesia seperti saya ini memang sebenarnya belum buka di Terminal 4, namun karena saya suka banget jadi saya masukin sekalian di list ini, LOL! Maksa yah. Kamu bisa beli di terminal 2 bagian keberangkatan atau kalo kamu terbang dari terminal 4, kamu bisa beli dulu di Somerset deket Orchard Road.

Diantara banyak rasa yang bisa dipilih seperti Caramel Crisp, Chicago Mix, Macadamia Caramel Crisp, Almond Caramel Crisp, Buttery, dan Plain. Saya personal paling suka rasa Cheese Corn, tekstur popcornnya yang besar dan tebel, lembut, namun pas dikunyah terasa renyah ditambah bumbu cheesy nya yang pekat, enak banget pas meleleh dimulut. Kalo dah ngemil ini ga bisa brenti ngunyah taunya dah abis aja. Enak si, tapi sedikit ga enak di kantong karena harganya premium.

Tips

Mau enak? jadilah fakir oleh-oleh dari temanmu yang budiman. Comment di foto Instagram mereka yang sedang jalan-jalan di SG dengan berkata “Oleh-olehnya dong, Garret Popcorn Cheese Corn yah, kamu baik deh he he he!”. Semoga kamu ga di block.

LRG_DSC05745
Harga Garret Popcorn terbaru di akhir tahun 2017

LRG_DSC05749

Garret Pop Corn Google Maps Location

  • Changi Airport Terminal 2  Opening Hours: 6 AM – 1PM
  • Somerset 313 – Orchard Road # 01-38, Opening Hours: 10AM – 10PM

Sementara buat kamu pecinta Irvins, kamu bisa menemukan counter Irvins di Terminal 2 dan 3 di Level 2 bagian Departure lounge central Transit area. Buka dari jam 6AM-1 AM dini hari. Jujur saya sendiri belum pernah nyobain Irvins yang katanya “dangerously addictive” ini. Jadinya saya belum bisa berbagi rasa tentang chips telur digarami. Mungkin ada yang mau ngirimin gratis? #cheapskate

5. Shopping Liquor, Perfume dan Cosmetics di Duty Free (Jo Malone perfume is a must!)

Belanja bebas pajak ga ada yang seindah ini. Disini Kosmetik, Parfum, Liquor & Tobacco terintegrasi dengan rapih, saling bersebelahan di satu jalur. Sejauh mata memandang di sebelah kiri kamu bisa melihat tumpukan brand perfume terkenal, disebelah kanan kamu bisa melihat kosmetik yang merupakan surga buat para wanita. Integrasi ini membuat kamu bisa shopping seperti di swalayan, ngambil semua  yang kamu inginkan lalu taruh dalam keranjang kemudian bayar semuanya dalam satu transaksi, sekali jalan, ga perlu ngantri dua kali di tempat yang berbeda-beda. Zona Duty Free ini baru kamu bisa temui setelah masuk bagian imigrasi. Disini saya sempat membeli Bogetta Rose Gold, champagne dengan botol warna pink sparkling ke emas-emasan yang mengkilat. Botolnya yang elegan membuat saya penasaran pingin nyobain, tapi begitu dah nyicipin, dari segi nyess nya, secara pribadi saya lebih suka Champagne Moet Chandon.

IMG_5185
Chivas Regal, Jack D, and Johnnie Walker are ready to be picked up. Their price are cheapest in all Asian Pacific – Tax Free
IMG_5202
Cosmetics & Perfumes by Shilla Duty Free. Pilihan branded products dari 140 merek Internasional

Disini juga ada semacam Bar Mini, dimana terdapat bartender yang bisa bikinin cocktail gratis untuk kamu cicipi. Hell yeah! the best thing in your life is free!

LRG_DSC05816
Shopping made easy and fun
LRG_DSC04961
So many options from Jo Malone but my favorite one is Wood Sage and Sea Salt. Every scents are unique, you can combine them also

6. Shopping atau sekedar cuci mata di Gucci, Hermes, Braun Buffel, Michael Kors, Tory Burch, Prada, dan Swarovski

Berbagai pilihan brand populer siap memanggil di store yang unik dengan langit-langit gerai super tinggi sekitar 11 meter, sangat luas dengan desain etalase yang cantik nan modern. Kita harus check-in lebih awal biar bisa shopping dengan tenang atau liat-liat sejenak lebih lama tanpa harus dikejar waktu. Kamu bisa merasakan pengalaman berbelanja yang mengesankan jika kamu memiliki banyak uang. Jika kantongmu tipis, kamu bisa cuci mata dengan bahagia. Dan pulang dengan sejuta penyesalan, “kenapa tadi aku ga beli itu yah”. Mengenai brand apa saja yang ada disini kamu bisa klik link ini Direktori belanja Changi Airport

IMG_5224
Terletak di area transit Terminal 4, “The Travelling Family” merupakan patung alumunium buatan seniman asal Swiss, Kurt Lawrence Metzler. Pencipta yang sama dengan “The Urban People” patung warna warni yang ada di depan Ion Orchard. Patung -patung ini menggambarkan kehidupan sehari-hari dimana orang sedang membaca koran, orang traveling sendirian sedang mendorong kopernya, atau keluarga yang jalan-jalan bersama anaknya
IMG_5253
Mickey Mouse T-shirt from Uniqlo
LRG_DSC05822.jpg
Large trees inside the terminal. Natural beauty inside the futuristic life
LRG_DSC05807
Papan sign keberangkatan pesawat yang terpajang hampir di tiap sudut bandara. Disertai akses touch screen display dimana kamu bisa melihat peta dan fasilitas apa saja yang ada di Changi ini

7. Beli oleh-oleh Chocolate di The Cocoa Trees

The heaven for chocolate addict! berbagai merek chocolate international dengan rasa unik tersedia disini. Merek-merek yang sudah ga asing seperti Cadbury, Kit Kat, M&M’s, Toblerone, sampai merek chocolate premium seperti Cote Dor, Lindt, Ritter Sport, Leonidas and Neuhaus. Yang belum masuk sampe sini cuma chocolate tolak miskin. Mungkin karena efeknya yang bisa membuat semua orang menjadi kaya, membuat ketidakstabilan di muka bumi.

The Cocoa Trees – T4 | Level 2, Departure Transit Lounge Opening Hours 6 AM – 12PM

LRG_DSC05818

IMG_5233
Durian Chocolate to calm your moods!

IMG_5242.jpg

8. Beli Teh Premium di TWG Tea Boutique

IMG_5227

TWG Tea Boutique di terminal 4 ini merupakan outlet nya yang terbesar di dunia. Butik teh asal Singapore yang menawarkan koleksi teh dari berbagai macam negara. Sangat tepat untuk dijadikan kado oleh-oleh eksotis karena bentuk kalengnya yang elegan disertai kue macaroon dan permen dalam paket gift set yang mevvah. Pas buat papa mama dirumah, ga pas buat temenmu yang tipe fakir oleh-oleh, kalo mereka cukup dikasi gantungan kunci murahan. Selain itu etalase retail store mereka di Terminal 4 ini memiliki jendela emas dan kaca yang berkilau, dindingnya dihiasi 2.000 kaleng teh ditumpuk ke dinding langit-langit dengan megahnya! Namun menurut saya hal yang paling mantap jiwa disini adalah kamu bisa mencicipi 800 jenis teh secara cuma-cuma!

TWG Tea Boutique – T4 | Level 2, Departure Transit Lounge 6AM – 1AM dini hari

IMG_5231.jpg

9. Berfoto di tiap sudut Changi yang Instagram worthy

Kreativitas, seni dan budaya, serta teknologi berpadu untuk memberikan dekorasi baru yang mengesankan. Dirancang dengan brilian, unik, dan eye-catching. Inilah saatnya kamu unjuk kemampuan! mengerahkan segala talentamu demi Instagram yang lebih baik!

IMG_2708
Terletak di Public Area Terminal 4, “Hey Ah Chek!” adalah patung perunggu yang dibuat oleh pemenang Cultural Medallion, Chong Fah Cheong. Patung figuratif menggambarkan adegan nostalgia masa lalu dimana ibu dan anak lelakinya sedang memanggil supir becak sepulang dari pasar
IMG_2735
One of the 3 mesh birds of the installation, representing flight and return “Les Oiseaux (The Birds)” Instalasi kabel baja yang berbentuk burung, dibuat oleh seniman France bernama Cedric Le Borgne. Seekor burung hinggap di tanah sementara dua lainnya melayang-layang diudara. Ketiga burung tersebut melambangkan hubungan antara langit dan bumi, antara mimpi dan kenyataan
LRG_DSC05831
Di sepanjang koridor utama keberangkatan, Boulevard of Trees membentang sejauh mata memandang. Koridor boarding 800 meter ini memiliki 160 pohon ara, Go Green banget! Penggunaan langit-langit tinggi dengan skylight dan dinding kaca membuat cahaya matahari masuk bersinar secara alami. Dan kita bisa memandang parkiran pesawat membentang luas dengan indahnya
IMG_5263 2.jpg
Heritage Facade – terinspirasi dari pertokoan Peranakan di Singapura, zona ini berisi Deretan ruko warisan lengkap dengan perabotan yang mereplikasi kehidupan di rumah perbukitan Singapura di masa lalu. Merek-merek tradisional yang tidak asing lagi seperti Bee Cheng Hiang, Bengawan Solo, Curry Times, Eu Yan Sang, dan Heavenly Wang mengisi ruko-ruko disini.
IMG_5248.jpg
Setelah cape shopping kamu bisa beristirahat di taman dalam ruangan yang indah ini. It’s time for Instagram story!
IMG_3443.jpg
Tempat kita mengambil bagasi di baggage carousel, setelah landing di Changi Terminal 4. Pepohonan rindang menyatu dengan instalasi alam dan kecanggihan teknologi

Terminal 4 Changi Airport memiliki desain minimalis yang membuat hasil foto kita tampak bersih, cerah dan asri abis. Tahukah kamu design besi yang melayang diatas itu terinspirasi dari kelopak anggrek? kelopak anggrek yang bergerak perlahan meniru gerakan awan yang mengambang di langit. Petalclouds ini berbentuk simetris dibarengi koreografi kolektif yang menghasilkan karya seni brilliant dan eye-catching. Bentuk Petalclouds ini akan sering kamu temui hampir di tiap sudut area dari terminal 4.

10. Pipis di Toilet Glamour sebelum keberangkatan pesawat

Hal yang paling krusial sebelum naik pesawat adalah pipis. Pipis sebelum  naik pesawat bikin kita lega dan tidur nyenyak saat penerbangan. Apalagi kalo pipisnya disebuah toilet mevvah ekslusif ala design casino klasik. Begitu melihat ini, saya yakin pasti bakal banyak ciwi ciwi yang suka selfie di WC, hasratnya akan membuncah seketika. Mereka tidak akan sabar untuk menyalurkan bakat terpendam sebagai model Cosmopolusi disini.

Kira-kira 10 hal tadi yang bisa kamu lakukan di Terminal 4 Changi Airport. Masih banyak hal yang mungkin saya lewatkan, mungkin menginspirasi kamu untuk menemukannya, sesuatu yang belum saya temukan. Maukah kamu membantu Dora menemukannya? Apaan coba. Bagaimana dengan kamu? hal apa yang paling kamu suka ketika berada di Changi Airport?

Namun dibalik semua kemegahan fasilitas, tetap ada moment abadi yang bikin kita suka dengan sebuah bandara. Tak peduli dimanapun bandaranya. Kesenangan dari bertemu teman, sanak saudara dan anggota keluarga yang sudah lama tak bersua, mampu menggerakkan senyum kebahagiaan. Kehangatan pelukan disertai dengan tetesan air mata rindu, mengalir dengan sendirinya tanpa disadari. Perpisahan dan pertemuan di bandara membuat kita menyadari arti dari kehadiran seseorang saat dia pergi.

“The truth is that airports have seen more sincere kisses than the wedding halls” – unknown
It’s so true…

IMG_3484.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s