Tips agar Visa Schengen Eropa-mu disetujui! Disertai Syarat Pengajuan Dan Panduan Mengisi Formulir Aplikasi Visa 2018

Tidak ada seorang pun yang suka akan penolakan. Sama halnya dengan visa. Tak ada seorang pun yang berharap visa nya ditolak. Konon, perasaan saat visa ditolak lebih memilukan daripada sakit gigi. Dari semua level kesulitan memperoleh visa ke suatu negara, Eropa termasuk dalam kategori “ngeselin”. Terutama bagi kita pemegang passport hijau berlambang Garuda. Wajar si, negara-negara di Eropa tidak ingin kita asal masuk lalu menjadi imigran ilegal dan mencari pekerjaan di negara mereka.

Mau tidak mau, suka tidak suka perjuangan agar visa kita di approve menjadi lebih ketat. Kita harus mengisi berbagai pertanyaan dalam formulir aplikasi visa, membawa dokumen pribadi,  menunjukkan jumlah rekening di bank, membayar uang visa yang ga murah, dan kemudian menunggu kabar tanpa kepastian. Jika visa ditolak, uang yang sudah kamu bayarkan tidak dapat dikembalikan. Tak terbayangkan betapa hebatnya perjuangan mendapatkan visa.

Walaupun mungkin kadar kesulitan approval-nya masih kalah sama Korea Utara. Tapi karena ga banyak orang anti mainstream yang mau ke negara Kim Jong Un, Visa Schengen menjadi tantangan yang harus ditaklukkan. Terutama buat kita yang baru pertama kali traveling ke Eropa. So, bagaimana agar visa kita di-approve? kadang persiapan jauh jauh hari saja ga cukup. Kita perlu berdoa, berpikir positif, dan yakin visa kita akan lolos. Saya berharap tulisan ini dapat memberikan pencerahan!

20151229_154321_001

Visa Schengen adalah visa mahasakti mandraguna. Sebuah visa yang memungkinkan pemegangnya untuk bepergian secara bebas ke 26 negara dalam zona Schengen. Kawasan Schengen ini adalah kelompok dari negara-negara di Eropa yang telah menghapus kontrol imigrasi di perbatasan bersama mereka. Mana sajakah ke 26 negara tersebut? mari kita tengok nomer togel dibawah…

  1. Austria
  2. Belgium
  3. Czech Republic – Republik Ceko
  4. Denmark
  5. Estonia
  6. Finland
  7. France
  8. Germany
  9. Greece – Yunani
  10. Hungary
  11. Iceland
  12. Italy
  13. Latvia
  14. Liechtenstein
  15. Lithuania
  16. Luxemburg
  17. Malta
  18. Netherlands – Belanda
  19. Norway
  20. Poland
  21. Portugal
  22. Slovakia
  23. Slovenia
  24. Spain – Spanyol
  25. Sweden – Swedia
  26. Switzerland – Swiss

Yang patut diingat adalah pemegang visa turis Schengen tidak diperbolehkan untuk tinggal secara permanen atau bekerja di Eropa, apalagi kawin lari. Kamu hanya memiliki hak untuk bepergian sebagai turis dalam jangka waktu yang ditentukan.

Yang pasti saya tidak akan menjamin petunjuk dalam blog ini akan membuat permohonan visa-mu disetujui 100%. Tidak ada yang bisa memberi kamu jaminan bahkan pengacara, konsultan, travel agent, atau pegawai kedutaan. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya kemungkinan besar adalah penipu ulung atau si raja gombal. Hanya Tuhan dan juri-juri Schengen Idol yang tahu apakah visa mu akan disetujui atau tidak.

Kedutaan Schengen mana yang memberikan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan Visa?

Di indonesia, terdapat VFS Global yang bekerja untuk kedutaan Belgia, Denmark, Islandia, Italia, Kroasia, Norwegia, Swedia, Spanyol, Uni Emirat Arab, dan Belanda. VFS Global melakukan pengumpulan dokumen-dokumen pemohon dan juga perekaman data biometrik. Kantor VFS Global ini terdapat di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Nah dari segitu banyak cabang VFS, mana yang kira-kira lebih gampang dapet visa Schengen?

Jawabannya adalah TIDAK ADA! tidak ada kedutaan manapun yang akan dengan mudah memberikan Visa Schengen. Mereka bukan gadis gampangan. Untuk memperbesar peluang visa Schengenmu di-approve, ajukanlah permohonan visa di negara tujuanmu yang utama, dimana kamu akan tinggal paling lama.

Misal, dari itinerary-mu kamu akan banyak stay di Italia, dan pulang di hari terakhir melalui bandara Italia. Maka ajukanlah visa Schengen mu melalui VFS Global Italy. Tetapi jika lamanya masa tinggal hampir sama, sebaiknya kamu mengajukan di kedutaan negara dimana pertama kali kamu menginjakkan kaki. Misal, kamu beli tiket dari Indonesia ke Belanda dulu. Maka ajukanlah melalui VFS Global Belanda.

Untuk kasus saya, pihak travel agent mengajukan permohonan melalui VFS Global Italy karena kami tidak hanya akan tinggal di Italy paling lama, tetapi titik pulang saya dan rombongan juga akan melalui Bandara di Italy.

Beli tiket pesawat dulu atau bikin visa dahulu?

Pertanyaan classic nan abadi. Memang terkadang sangat tidak dianjurkan untuk membeli tiket pesawat dahulu sebelum mendapatkan visa. Tapi apa mau dikata, bila kita memesan tiket mepet, harga tiket akan terlampau mahal. Promo menarik dari berbagai maskapai penerbangan yang biasanya harus memesan jauh-jauh hari, membuat kita tergiur, yang pasti akan sangat menghemat budget traveling kita nantinya.

Sebuah kegalauan yang diibiratkan mana duluan yang ada di dunia ini, “telur atau ayam?” pertanyaan yang dijawab dengan kata “tergantung” dan bisa diperdebatkan siang dan malam ga selesai-selesai. Karena jawaban untuk tiap orang berbeda. Tergantung tebal atau tidaknya dompetmu – alias jumlah duit yang ada di rekeningmu, tergantung apakah duit tak jadi masalah jika membeli tiket mepet, tergantung passportmu isinya kosong melompong apa engga, tergantung kamu pede apa engga dengan kelengkapan dokumen pribadi dan formulir mu, tergantung kamu yakin apa engga bahwa visamu pasti lolos, tergantung apakah kamu sekelas David Beckham yang bisa “Go International” dengan segala kemewahannya.

Yang pasti tidak harus ada booking-an pesawat. Di syarat visa sudah dijelaskan dengan jelas bahwa cukup mencantumkan tiket yg belum issued atau belum dibayar karena belum tentu visa mu nanti akan disetujui. Kalau punya rencana ke London sekalian, pastikan apply visa di tempat kamu mendarat pertama kali. Misal kamu berangkat dari Jakarta ke London kemudian Paris dan Italia baru balik ke Jakarta. Berarti apply Visa UK duluan, baru Schengen.

Ada berbagai jenis visa Schengen seperti visa untuk pelajar, visa untuk bisnis, visa untuk bergabung dengan keluarga dan sebagainya. Untuk blog ini, saya hanya akan memberikan panduan persyaratan untuk visa turis. Berdasarkan pengalaman saya sendiri. Saat itu saya mengajukan visa melalui travel agent, yang menyampaikan segala permohonan dan syarat-syarat visa saya ke VFS Global Italy di Jakarta.

Schengen Visa Application Centre
Kuningan City Mall
1st Floor L1 30-32
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 18
Setiabudi, Kuningan 12940
Jakarta – Indonesia

Helpline Numbers
+62 21 30418704
info.italyid@vfshelpline.com

Operational Hours
Application Submission – 08:00 to 15:00, Monday to Friday
Passport Collection – 08:00 to 16:00, Monday to Friday
Helpline – 08:00 to 16:00. Monday to Friday

Kapan waktu paling awal untuk bisa mengajukan permohonan Visa Schengen?

Kamu bisa ngajuin permohonan Visa 3 bulan atau 90 hari sebelum tanggal keberangkatan. Tentu saja kamu bisa mengajukan beberapa hari sebelum tanggal penerbangan. Tetapi yang terbaik adalah kamu memberi waktu yang cukup bagi kedubes untuk melihat seluruh permohonan aplikasi visamu. Lagian kamu ga kepingin kan tanggal masa berlaku visamu berbeda dengan tanggal penerbangan mu karena ngajuin terlalu mepet. Karena biasanya tanggal masa berlaku visa sekitar satu bulan dari tanggal kamu mengajukan.

Dan inilah sekiranya semua persyaratan yang saya cantumkan saat mengajukan visa Schengen dengan tour agent melalui kedubes Italia di kesempatan yang terdahulu:

1. Passport yang masih berlaku minimal 8 bulan

Perkenalkan dirimu dengan indah. Tunjukkan bahwa kamu sering jalan-jalan dan selalu bepergian dengan rapih. Jangan lupa mengikutsertakan passport lamamu. Cap paspor mu disini ibarat CV saat sedang melamar kerja. Sekalipun bukan faktor penentu, ada baiknya menunjukkan kepada juri-juri kedubes kesan baik dari pengalaman Traveling yang telah kamu jalani sebelumnya.

Kesan yang memberitahukan bahwa kamu selalu balik ke kampung halaman dan tidak pernah overstay melewati batas waktu di luar negeri. Pastikan kamu memiliki minimal 8 bulan sisa masa berlaku paspor. Jika tidak, perpanjang passport dahulu sebelum mengajukan visa.

2. Surat Sponsor dari perusahaan tempat anda bekerja dalam Bahasa Inggris

Lengkapi segala dokumen dengan seksama. Periksa ulang sebelum menyerahkan. Kadang kita berpikir ah ga papa deh ga ada ini, cuma surat sponsor ini. Ga da 1-2 dokumen harusnya ga masalah. No! kamu ga bisa ngarepin petugas kedutaan untuk mengatakan “Oh, it’s OK, besok balik kesini lagi ya. Bawa dokumen yang belum dibawa.”

Kirimkan semua dokumen sekaligus. Kebanyakan kedutaan dan travel agent yang menyampaikan tidak mau menerima permohonan visamu jika tidak lengkap. Hindari membuang-buang waktu dan duit bensin. Serahkan semua dokumen secara rapi dan terorganisir.

Surat Sponsor europe Steven diri sendiri.jpg
Contoh Surat Sponsor kamu menjamin dirimu sendiri

Surat sponsor merupakan sebuah surat jaminan yang berisi tentang pernyataan bahwa anda akan kembali ke negara asal dan tidak akan menetap untuk mencari pekerjaan dalam bentuk apapun di negara tersebut. Dalam hal ini karena saya selaku pemilik toko sebuah usaha, saya mencantumkan 2 surat sponsor.

Yang pertama menjamin diri saya sendiri. Dan yang kedua, orang lain atau pihak kedua menjamin saya akan kembali ke negara asal: bisa keluarga ataupun HRD jika kamu bekerja di sebuah perusahaan ataupun dalam hal ini adik saya, yang menandatangani surat sponsor. Contoh surat sponsor yang saya buat, dengan Park Shin Hye sebagai sekretaris sexy saya. Ngimpi!

Surat Sponsor Italy Steven
Contoh surat sponsor tempat perusahaanmu bekerja menjamin kamu akan kembali ke Indonesia, bisa pihak HRD ataupun Owner
Europe newwwwww.jpg
Contoh Surat Sponsor jika kamu pergi bersama anggota keluarga

3. Photocopy SIUP/TDP/HO/NPWP ( Jika pemilik toko / perusahaan )

Hanya kirimkan dokumen asli. Jangan pernah mencoba mengirimkan dokumen palsu. Ada kemungkinan besar kamu tidak hanya akan ditolak, tapi juga akan dibanned seumur hidup. Kamu bisa memilih salah satu dari SIUP atau TDP atau HO. Tapi saya berpikir akan lebih baik jika mencantumkan semuanya. Maka saya mencantumkan semua fotocopy SIUP, HO, TDP, dan NPWP. Intinya semakin lengkap semakin Ajib!

4. Bukti Keuangan Pribadi 3 bulan terakhir dan Surat Referensi Bank (terupdate dan dilegalisir)

Disini saya mencantumkan bukti keuangan berupa rekening koran 3 bulan terakhir dan surat referensi dari Bank BCA dimana tempat saya menyimpan tabungan. Banyak yang bilang jika uang di bank banyak, otomatis maka visa akan mudah didapat, tetapi ada teman saya yang kaya raya tabungan berlimpah ruah pernah ditolak visa Jepang nya. Dan yang baru saja terjadi, teman saya yang cap di passport nya sudah lumayan banyak (Malaysia, Singapore, Schengen) ditolak visa Australianya! Sepertinya ada faktor keberuntungan yang bermain.

Jangan sekali-kali meremehkan rekening koran

Sebelum mengajukan, jauh-jauh hari saya selalu memperhatikan detil rekening koran dimana lebih baik jangan ada uang masuk ataupun keluar terpakai terlalu besar di luar kebiasaan. Rekening koran yang stabil dengan jumlah yang mencukupi untuk membiayai perjalanan selama liburan akan menjadi nilai plus.

Setiap kedutaan ingin kamu meyakinkan mereka bahwa kamu memiliki cukup uang untuk membiayai semua kebutuhanmu saat berada di negara mereka. Jika tidak, pihak kedutaan akan meragukan tujuan mu untuk mengunjungi negara mereka. Pakailah rekeningmu sendiri apabila tersedia dana yang mencukupi atau bahkan turah-turah bak cucu konglomerat, atau gunakan rekening wali/orang tua/suami/saudara jika kamu masi belum memiliki penghasilan sendiri. Atau gabungkan rekening keduanya, jika kamu merasa perlu, jadi dalam bentuk support sponsor dukungan oleh orang tua misalnya.

Namun hati-hati jika menggunakan rekening dari wali, adik dari teman saya yang masih kuliah pernah ditolak visa Jepangnya karena memakai rekening wali, yang merupakan orang tua nya sendiri. Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya karena ada banyak faktor sebuah visa bisa ditolak. Mungkin selain karena ini, kemungkinan besar juga karena memang dia belum pernah kemana-mana sebelumnya, alias cap di passport-nya kosong melompong.

Euro_banknotes

Jadi berapa nominal yang dibutuhkan untuk bisa memenuhi syarat visa? jawabannya adalah tergantung berapa lama perjalanan mu. Misal, kamu di Eropa cuma 3-7 hari, menurut saya minimal nominal 40-100 juta rupiah dengan rekening koran stabil akan memperbesar peluang visa mu bisa di-approve. Jadi kamu kira-kira saja kebutuhan hidup mu selama perjalanan tidak melebihi atau setidaknya cuma setengah saja dari uang yang ada ditabunganmu.

Berdasarkan pengalaman saya membuat Visa Schengen, pihak kedubes  mengharuskan kamu memiliki minimal 100 Euro atau sekitar Rp. 2 juta per hari dari masa tinggalmu di Eropa. Biaya hidup yang lumayan tinggi di Eropa, membuat pihak Kedutaan membuat perkiraan standar budget yang dibutuhkan oleh turis untuk hotel, makan, transportasi, tempat wisata, dan keperluan lainnya dalam satu hari.

Saya menyarankan agar kamu memiliki dua kali lebih banyak dari uang minimal tersebut. Saya menggunakan sistem kelipatan, berapa hari kamu stay di Eropa x Rp 2 juta. Misal, kamu ke Eropa 10 Hari, berarti persiapkan 10 x 4 juta = 40 Juta didalam rekening kamu. 20 juta untuk kamu hokya-hokya. 20 juta untuk meyakinkan pihak kedutaan bahwa kamu punya cukup uang untuk kembali menjalani hidupmu yang penuh misteri.

Jika mutasi rekening tidak banyak, debit kredit atau jumlah uang di rekening kurang ideal. Keluar masuknya ga jelas tiap tanggal berapa, jumlah kredit pemasukan nya tidak menentu. Salah satu cara untuk memperkuat bukti kalau kita punya cukup uang untuk traveling ke Europe dan menunjukkan uang itu bukanlah “titipan” adalah dengan mem-print rekening koran lebih dari 3 bulan, misal 6 – 9 bulan.

Jika kamu sudah berumur kategori dewasa baik itu bekerja di sebuah perusahaan ataupun memiliki usaha sendiri lebih baik mencantumkan rekening yang berdasarkan atas namamu dan tidak diwakilkan oleh rekening orang tua dll, apalagi jika kamu berangkat sendiri. Sekali lagi ini bukan sesuatu yang benar-benar pasti, melainkan hanya berbagi berdasarkan pengalaman yang telah saya alami dan praktekkan sendiri.

5. Photocopy KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Surat Nikah (kalo sudah kawin), Surat Ganti Nama jika Ada

Jika kamu pelajar, harus melampirkan Scan Kartu Pelajar / surat keterangan sekolah untuk anak. Juga melampirkan keterangan dari kampus/sekolah yang mencantumkan nama, no. induk mahasiswa, jurusan, dan program yang diambil (S1/Diploma).

6. Pas Foto Warna dengan latar belakang putih ukuran 3.5 x 4.5 (4 lembar)

Pakailah pas foto terbaru, kalo males foto baru lagi,  foto setahun yang lalu ga papa asal kamu awet muda dan terlihat tidak jauh berbeda. Yang penting jangan pas foto waktu kamu balita atau SD. Pastikan bentuk wajah terlihat jelas. Jidat, alis dan telinga terlihat jelas. Jangan pakai softlens dan kacamata. Foto tidak boleh diedit, apalagi pake beauty filter. Zoom standar visa 70%.

7. Konfirmasi Bookingan Hotel, Print out Tiket Penerbangan, Itinerary Jadwal Perjalanan selama kamu di Eropa

Lain Asia, lain Eropa. Dokumen ini menjadi pelengkap yang wajib untuk diikutsertakan disini. Sebagai bukti yang menunjukkan bahwa kamu bisa tidur dengan nyaman di negeri orang dan tidak menggembel di bawah jembatan, dokumen yang menunjukkan bukti hotel yang sudah dipesan. Untuk mendapatkan konfirmasi bookingan hotel yang telah di print ini kamu bisa memesan hotel secara online atau melakukan pemesanan dummy melalui aplikasi atau website seperti Booking.com dan Agoda, yang tidak mengharuskan membayar biaya hotel saat itu juga dan bisa kamu cancel misalkan ada perubahan jadwal tanpa dikenakan biaya.

Akan tetapi jika kamu menginap di rumah teman atau keluarga, kedutaan akan meminta rincian data tentang “tuan rumah”, seperti copy kartu identitas mereka, alamat tempat tinggal, dan bukti hubungan kamu dengan mereka.

Print out Ticket reservasi penerbangan menjadi bukti dasar yang kuat bahwa masa tinggalmu nanti tidak akan melampaui batas waktu (Overstay). Berikan mereka itinerary rencana perjalanan yang ingin kamu lakukan di Eropa nanti, tempat-tempat yang ingin kamu lihat, dan pengalaman serta makanan yang ingin kamu cicip. Karena saat ke Eropa saya menggunakan tour agent, berikut contoh itinerary yang telah disiapkan oleh mereka:

gday-west-europe-13d.jpg

Hotel List GD WEST EUROPE 13D BY EY ALV 9301.png

8. Travel Insurance – Asuransi perjalanan selama masa tinggal

Untuk membuat Visa Schengen, salah satu persyaratan wajib adalah memiliki asuransi perjalanan atau travel insurance. Masa berlaku asuransi harus sesuai dengan durasi perjalananmu, tidak boleh kurang, misalnya masa perjalananmu di Eropa nanti total 13 hari, tidak bisa cuma beli asuransi perjalanan 10 hari saja.

Travel Insurance ini meng-cover biaya medis, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, kecelakaan penerbangan, dan kerugian lainnya yang bisa terjadi. Dimana kamu bisa membeli asuransi perjalanan? Asuransi perjalanan yang ada di Indonesia bisa kalian lihat di link ini Perusahaan yang menyediakan Travel Insurance – Asuransi Perjalanan

Dari berbagai rekomendasi yang saya baca, asuransi perjalanan terbaik dimana kamu bisa membeli secara online maupun offline adalah AXA. Saya menghabiskan sekitar Rp. 750,000 untuk travel insurance kala itu. Tentunya sudah dipersiapkan oleh agen tur, saya hanya tinggal membayar di rincian biaya yang sudah tercantum.

9. Membayar biaya pembuatan Visa Turis senilai 1 Juta Rupiah

Melalui travel agent saya membayar total Rp. 1.500.000 – biaya yang sudah termasuk pembuatan visa, pajak, dan ongkos pengiriman ke rumah saat visa dan passport selesai. Namun jika kamu mengajukan langsung ke VFS Global Italy, kamu hanya wajib membayar 1 juta Rupiah.

Karena ini merupakan kali pertama saya ke Eropa, kedutaan Schengen mengharuskan saya datang ke VFS Global Italy yang berada di Kuningan, untuk scan Biometricsscan retina mata dan sidik jari. Jika kamu sudah pernah scan Biometrics, kamu bisa menitipkan ke travel agent tanpa harus repot ke Jakarta lagi.

10. Menyertakan formulir aplikasi permohonan Visa

Inovasi terbaru yang ditawarkan oleh kedubes Schengen adalah mengisi formulir secara online. Kamu bisa mengisi formulirnya di link ini Mengisi formulir Schengen secara Online Setelah diisi, kemudian kamu print dan tanda tangan. Online dan Manual sebenarnya sama aja, intinya membantu proses pengisian formulir. Kamu pilih mana yang menurut mu paling nyaman.

Screen Shot 2018-03-29 at 13.39.43.png
Tampilan E-application pengisian formulir secara online

Kamu bisa men-download formulir permohonan visa disini Formulir Aplikasi Visa Eropa. Ada 4 halaman berisi berbagai macam pertanyaan di formulir ini. Ga terlalu banyak jika dibandingkan dengan formulir aplikasi Visa Australia yang tebal nya kaya buku novel, bujubuneng! Tulislah dengan jelas dan tetap rapi, tanpa penghapus atau coretan. Jangan meremehkan detail kecil. It’s the little detail that are vital. Isi dengan seksama sesuai dengan data mu yang sesungguhnya. Berikut saya cantumkan penjelasan dan contoh bagaimana saya mengisi formulir tersebut, tentu dengan data pribadi saya yang sudah saya samarkan untuk menjaga privasi.

PAGE 1.jpg
Page 1 – Point Penting! periksa ulang nomor KTP yang kamu tulis di dokumen. Jika nama kamu terdiri dari 3 huruf: Misal Andre Herbal Putra, maka kolom Surename diisi huruf paling akhir dari namamu: Putra. Lalu isi Given name dengan 2 huruf awal namamu: Andre Herbal. Pastikan juga e-mail dan nomor telepon yang kamu isi di formulir benar benar aktif dan dapat dihubungi kapan saja bila sewaktu-waktu pihak kedutaan ada keperluan
Page 2
Page 2
Page 3 jp
Page 3
page-4.jpg
Page 4

Berapa lama kita harus dag dig dug menunggu Visa jadi?

Permohonan Aplikasi visa yang diterima di VFS Global Italia akan diserahkan pada hari kerja ke Kedutaan Italia. Mereka yang akan menentukan dan mengambil keputusan apakah visamu menjadi mimpi indah atau mimpi buruk. Waktu pemrosesan visa akan memakan waktu maksimal 15 hari, namun selama periode tertentu di kala high season biasanya membutuhkan waktu lebih lama.

Yak, kiranya itu semualah yang saya selipkan dan lakukan untuk mendapatkan visa Schengen. Visa pintu masuk menuju surga traveling yang mempesona di negara Eropa. Tentu saja di era digital seperti sekarang, kamu bisa mengecek online apakah Visa mu diterima atau ditolak. Kamu hanya perlu memasukkan Nomor Referensi Aplikasi yang ada di nota saat kamu menyerahkan semua persyaratan di VFS Global dan Nama Belakang kamu. Kamu bisa track visa application di link ini: Track Your Schengen Visa Here

20151229_152326.jpg

Berikut point penting – rangkuman singkat PERSYARATAN VISA SCHENGEN melalui KEDUTAAN ITALIA 

  1. Paspor lama dan Paspor baru ( 6 bulan ke atas)
  2. Surat sponsor di tujukan ke “Embassy Of Italy” ( Di atas kop Surat dlm bhs Inggris
  3. Fotocopy SIUP ( Wajib )
  4. Fotocopy bukti keuangan 3 Bulan terakhir terupdate & Legalisir Pihak Bank tiap halaman. Di sarankan minimal keuangan Rp 50 Jt /orang dan uang yang masuk ke rekening tidak mendadak
  5. Referensi Bank di tujukan ke “Embassy Of Schengen Country” (harus ada No Rekening & Nama)
  6. Fotocopy Kartu keluarga
  7. Fotocopy Akte nikah
  8. Fotocopy Akte kelahiran anak (jika anak ikut)
  9. Formulir Visa (jangan lupa di tanda tangan hal 3 no 37 dan hal 4 bagian Signature)
  10. Foto 4 lembar (Ukuran 3.5 x 4.5 Zoom Wajah 70% – Latar Putih – Kening &Telinga tidak boleh tertutup dan Foto yang belum pernah di pergunakan)
  11. Travel Insurance – asuransi harus sesuai dengan durasi perjalanan
  • Surat Izin Suami + Fotocopy KTP (apabila suami tidak ikut)
  • Surat Ganti Nama (jika ada)
  • Surat Keterangan Sekolah / Kartu pelajar (untuk anak yg masih Pelajar)
  • Para peserta Wajib menghadap untuk Biometric / Sidik Jari sesuai tanggal yang telah di Schedule-Kan Biometric dari kedutaan jika baru pertama kali ke Eropa
  • Proses penyelesaian visa 7-15 hari kerja (dan ambil appointment melalui Website)

    Catatan

  • Additional Requirements – Tambahan data jika diperlukan dari Kedutaan bisa saja terjadi kapan saja

  • Nama di passport HARUS sama dengan nama di KK, BUKTI TABUNGAN, dan SURAT SPONSOR.
  • Anak di bawah 18 tahun kedua orang tua harus datang menghadap, dan apabila salah satu atau kedua orang tua nya tidak ikut berpergian ke Europe.
  • Alamat di belakang passport tidak boleh menunjukan alamat di luar negeri (Penduduk Luar Negeri)

  • Keputusan Visa di terima atau tidak-nya merupakan kebijakan dari Kedutaan yang bersangkutan. Jangan menghabiskan tenaga dengan protes ke VFS Global
  • Bagi peserta dengan usia Produktif | sudah lulus wajib melampirkan Surat Keterangan kerja, Copy Tabungan & Referensi Bank (jika di perlukan)|di masukan posisi pekerjaan di dalam Surat Sponsor

Namun apa yang terjadi bila Permohonan Visa Schengen mu ditolak?

Adakah yang bisa kamu lakukan jika hal buruk ini terjadi? Saya cuma bisa menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kamu bisa mengajukan permohonan kembali setelah 6 bulan berikutnya. Setidaknya bukan cintamu yang ditolak. Hidup masih panjang, teman. Masih ada kesempatan lain. Jangan terlalu dipikirkan.

Makan lah Duren dan Martabak kesukaanmu sebagai penawar hati yang pilu. Jangan mabuk-mabukan, sebotol bir saja cukup. Selagi menunggu 6 bulan lagi, mungkin kamu bisa mengunjungi ke 12 negara yang passport Indonesia boleh masuk tanpa harus apply visa, yaitu Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Hongkong, Macau, Brunei, Filipina, Chile, Turki, Moroko, dan Peru.

Veni, Vidi, Amari. We came, We saw, We loved – unknown

20151229_160307_001.jpg

Advertisements

6 thoughts on “Tips agar Visa Schengen Eropa-mu disetujui! Disertai Syarat Pengajuan Dan Panduan Mengisi Formulir Aplikasi Visa 2018

  1. Halo Mas, makasih banyak sharing2nya, bermanfaat banget! 😀
    mas aku mau tanya
    aku berencana mengurus visa schengen untuk bulan juli 2018 nanti untuk menghadiri konferensi, dimana untuk penginapan dan makan sudah ditanggung panitia sedangkan biaya lainnya tidak spt tiket pesawat dan pembuatan visa. Statusku masih mahasiswa dan aku berencana untuk disponsori oleh Tanteku sbg waliku selama aku kuliah.
    pertanyaannya:

    1. Pofesi tanteku adalah wiraswasta (usaha kos-kosan dan saldo di bank nya sdh mencukupi sbg jaminanku), apakah surat keterangan berusaha dari RT/RW sudah cukup ya mas? karena kos-kosan ndak ada SIUP nya mas
    2. durasi aku mengajukan visa hingga tanggal keberangkatan sudah tinggal 20 hari mas, apakah masih memungkinkan untuk menggunakan layanan visa reguler mas?
    3. nah yang terakhir, travel history ku kosong melompong karena memng belum pernah ke LN sama seklai, menurut mas, apakah itu berpengaruh ya?

    Terimakasih banyak ya masss 🙂

    Like

    1. Hi, Kanza. Rada berat si sebenarnya ga ada SIUP, waktu mengajukan mepet, dan passport kosong. Tapi asalkan biaya perjalanan kamu disana dijamin dan ditanggung oleh panitia harusnya menjadi pertimbangan yang baik juga buat kedutaan. Surat jaminan nya lengkap. Rekening koran penjamin bagus. Pede aja ngajuin, it’s worth the risk. Kapan lagi kan bisa menghadiri konferensi kaya gini. Karena sekali lagi cuma Tuhan dan pihak kedutaan yang tahu apakah visamu bakal diapprove atau tidak

      Like

  2. Selamat Malam Mas,
    Sangat gembira malam ini saya membaca Artikel ini, benar-benar informatif,sangat bermanfaat. Saya sangat berterimakasih atad informadinya.👍😀Saya katakan hal ini karena saya saat in sedang mengajukan Visa Schengen Jenis Visa Turis ntuk berkunjung ke Italy. Kurang lbh 10 hr yg lalu pengajuannya, berhubung pekerjaan saya Freelancer di Supermarket atau di Exhibition but under the contract from company,sehingga sy tdk menyertakan Surat dari Perusahaan dan Karena saya bertujuan ke Italy untuk merayakan Ulang Tahun saya bertemu teman saya yg tinggal dan asli Warga Negara Asing (Italy) maka teman saya tsb membuatkan Invitation Letter buat saya sekaligus menyertakan Bank Guarantee atas namanya untk saya sekaligus Dia buatkan Travel Insurance selama saya berada disana. Sy betencana berangkt tgl 6 agst dan kembali ke Ind tgl 27 Agustus . Lalu 4 hari dari hari pertama pengajuan saya diminta dokumen tambahan berupa Ref dari Bank dan Copy rek koran 3 bulan terakhir. Dan sy akan serahkan segera. Dari Bank dikatakan bhwa dokumen tersebut sangat diperlukan dan di copy rek koran tersebut tdk hrs menyertakan saldo terakhir. Pertnyaan saya apakah diharuskan saya menyertakan saldo terakhir saya ,dari pihak Bank mengatakan tidak penting. Ref hnya untk membuktikan bhwa sy memiliki dana di rek Bank tersebt. Juga dari pihak pengundang sdh menyertakan Bank Guarantee selama saya berada disana. Saya berharap dan berdo’a agar Visa saya dapat dikabulkan. Terimakasih Banyak Mas…

    Rita Susanti

    Liked by 1 person

    1. Sama-sama Rita, senang bisa membantu. Biasanya di surat referensi bank, ditulis saldo terakhir pada tanggal akhir rekening koran yang dicantumkan. Intinya lebih lengkap lebih baik. Kalau perlu, mencantumkan rekening koran sampai 6 bulan terakhir. Good Luck, Rita!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s