Hongkong-Macau yang Memabukkan

Setahun ini, Pandemi memaksa kita beradaptasi dengan kebiasaan baru. Kita semakin terbiasa cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. Selain kebiasaan baik, tentu ada kebiasaan kurang baik. Terjebak di rumah membuat kita kalap ngemil, kurang gerak, ketagihan sosmed, hingga sering ngomong sendiri. Kita pun mencari pereda kejenuhan yang mujarab.

Tanpa kita sadari, kebiasaan itu menjadi autopilot. Kita terjebak dalam zona nyaman dan tidak mencoba hal baru yang bermanfaat. Menjelang tahun baru, vaksin segera dibagikan dan kelak pandemi akan mereda. Resolusi Oppa adalah ingin lebih berani mengambil resiko. Baik dalam hal bisnis maupun percintaan. It’s better late than never to follow your dream.

Seperti Dosan yang ‘berlayar tanpa peta’. Walaupun Jipyeong berkata ‘ Jangan sembrono, angin topan dan hiu bisa membunuhmu, namun Dosan tetap kukuh.

‘I might’ve failed, but i have no regrets. Never did and never will. You pass failure on your way to success. Sailing off without a map could cost me my life, but i could also survive. AND PEOPLE LIKE THAT BECOME TRAILBLAZERS.”

Hong Kong International Airport 香港國際機場. Vast, global transport hub with 2 terminals, hotels, shopping facilities & an express train station. It is the same size as 20 soccer fields.

How to get around Hongkong 香港

Beli kartu transportasi Octopus Card, lalu naik MTR (Mass Transit Railway) – MRT nya orang Hongkong. Dengan kartu ini kamu bisa naik kereta, tram, bus, and kapal ferry. Kartunya bisa dibeli di mesin penjual otomatis maupun konter tiket stasiun, 7-eleven juga ada. Harganya HK$ 70 | Rp. 128,000 dengan HK$ 20 deposit yang bisa langsung kamu pakai. 

DOWNLOAD HONGKONG MTR MAP: mtr.com.hk

Hongkong merupakan kali pertama saya jalan-jalan sendirian. Pengalaman pertama memang selalu menegangkan. Kayak kencan pertama, rasanya ngeri-ngeri sedap, deg-deg ser. First step is always the hardest. Namun dalam prosesnya, kenikmatan selalu mengatasi kegelisahan.

Bersama Air Asia yang pramugarinya seksi-seksi, saya pun sampai di negeri Andy Lau. Kota yang sering dijadikan netizen Indonesia misuh: ‘Kaya dari Hongkong? Bucin dari Hongkong? Nenek lo dari Hongkong?’

Layaknya Singapore, kita gak perlu Visa untuk masuk ke Hongkong-Macau. Berbekal Google Maps, saya mengunjungi tempat wisata ikonik berikut ini:

1. Hongkong Disneyland

Taman bermain yang ajaib. Naik wahana yang bikin jantung copot, makan waffle berbentuk Mickey, ketemu Woody Toy Story,  beli souvenir Walt Disney hingga menyaksikan kembang api spektakuler. Walaupun kadang nunggu antreannya bikin bete, Disneyland tetaplah the happiest place on earth.

香港迪士尼樂園

  • Famous theme park featuring 7 areas with rides, shows and Walt Disney’s characters
  • Lantau Island, Hong Kong
  • Hours: Senin – Minggu 10:30AM–7:30PM
  • Entrance Fee: 719 HKD | Rp. 1,311,000
  • Direction: Google Maps Location

2. Avenue of Stars – Victoria Harbour

Saya berjalan santai di sepanjang tepi laut, mengagumi pelabuhan Victoria yang dihiasi gedung-gedung pencakar langit. Di tengah terpaan angin, saya melangkah dan melihat ke bawah, mengamati sederetan cetakan tangan bintang film ternama Hongkong; Jacky Cheung, Jackie Chan, Jet Li, Andy Lau, Chow Yun-Fat hingga Stephen Chow. This is Hongkong’s walk of fame! 

Avenue of stars 星光大道

  • Promenade with handprints & plaques honoring Hong Kong film stars, plus a Bruce Lee statue
  • 3號 Hoi Bun Rd, Tsim Sha Tsui, Hong Kong
  • Open 24 Hours
  • Direction: Google Maps Location

Setelah melakukan ritual wajib berfoto dengan patung Bruce Lee, saya mengunjungi Hongkong Museum of art dan ruang terbuka Salisbury Garden. Kemudian menghangatkan diri sejenak ke dalam mol K11, menyeruput latte di Starbucks, duduk-duduk santai sambil memperhatikan gadis berlalu-lalang. Ah, nikmatnya cuci mata.

Pada jam 8 malam saya kembali kesini, menyaksikan gemerlap laser dari gedung-gedung tertinggi di tepi pelabuhan, The symphony of light! Keriaan turis bersemi seiring laser yang menari. Kalo sempet, jangan lupa Star Ferry menyeberangi Victoria Harbour.

3. Madame Tussauds

Surganya banci kamera. Mainkan imajinasimu dan berposelah dengan patung lilin superstar Asia. Ada Jay Chou, Lee min ho, Michelle Yeoh, Donnie Yen, Jackie Chan hingga Bruce Lee. Banyak juga tokoh penting dunia seperti mantan Presiden Amerika Barrack Obama, Presiden China Xi Jin Ping, dan Presiden negara kita, Pak Jokowi. Manekinnya dibuat persis kayak aslinya. Detail warna kulit, tinggi badan, dan ekspresi wajah, semuanya akurat. 

香港杜莎夫人蠟像館

  • Museum chain for life-size wax replicas of famous celebrities & historic icons in themed galleries
  • Shop P101, The Peak Tower, No, 128 Peak Rd, The Peak, Hong Kong
  • Hours: Senin – Minggu 11AM–8PM
  • Entrance Fee: 180 HKD | Rp. 330,000
  • Direction: Google Maps location
Oppa berpose dengan Donnie Yen aka Wing Chun IP Man. Yang satu superhero Hongkong, satunya lagi superhero sedang mencari jati diri

4. The Peak Tower | Sky Terrace 428

Dari Madame Tussauds saya naik tram tertua di dunia menuju The Peak Tower. Sayangnya hari itu langit berkabut, saya jadi tak bisa melihat apa-apa. Padahal tempat ini adalah puncak tertinggi untuk menikmati panorama Hongkong.

IMG_2426

Untuk mengobati kekecewaan, saya mampir ke Starbucks yang ada di Peak Galleria Mall, ngopi dan ngemil ala ala. Sambil mengunyah Pie Susu Hongkong yang disebut Egg Tart, saya memandang keluar jendela dengan tatapan kosong. Inikah yang dinamakan kesepian? 

The Peak Tower | Sky Terrace 428 淩霄閣有限公司

  • Unique structure with shops & dining, known for its Sky Terrace, a platform offering elevated views
  • Hours: Senin – Minggu 10AM–11PM
  • Entrance Fee: Single PEAK TRAM SKY PASS (The Peak Tram & Sky Terrace 428) 84 HKD | Rp. 154,000
  • Direction: Google Maps Location

5. Ngong Ping 360 – Tian Tan Buddha

Keesokan harinya, saya menuju Lantau island. Melihat patung Buddha raksasa berdiri megah di puncak bukit. Hongkongers menyebutnya dengan Tian Tan Buddha, patung perunggu setinggi 34 meter yang menyatu dengan alam. 

Sebelum berangkat saya mengisi tenaga dengan chicken omelette di food republic. Dengan kekuatan penuh, saya membeli tiket lalu naik cable car. Pemandangan dari kaca jendela terlihat begitu indah. Perbukitan hijau mengalun bersama langit biru, gumpalan awan putih melatarbelakangi gedung-gedung pencakar langit yang dari sini terlihat seperti miniatur.

Sesampainya di Ngong Ping Village, saya berjalan kaki melewati deretan pertokoan yang kebanyakan berjualan pernak-pernik. Kemudian menaiki 268 anak tangga menuju puncak. Selain tangga, ada jalan kecil untuk kursi roda bisa naik ke atas. Jadi orang yang memiliki keterbatasan fisik juga bisa naik. Perlahan patung Buddha yang terlihat kecil dari kejauhan, kini begitu besar di depan mata. 

The Big Buddha, one of the world’s largest seated Buddhas, towers over visitors at 34 metres high

Patung Buddha ini dikelilingi oleh 6 patung perunggu. Patung-patung ini dikenal sebagai ‘Offerings of the Six Gods’. Mereka mempersembahkan bunga, dupa, lentera, salep, buah, dan musik kepada Buddha. Di bawah patung Buddha ini terdapat 3 aula dimana tersimpan relik berharga, untuk bisa berdoa dan melihat relik tersebut, pengunjung harus membeli persembahan.

Dari atas sini saya bisa menikmati panorama 360 derakat puncak gunung yang menakjubkan. Sambil berjalan menikmati area sekitarnya yang begitu luas, samar-samar tercium bau hio yang menenangkan.

The 296 step climb was a good workout and very serene. However, there is also a small road for vehicles etc. so that any one with a physical disability is also able to visit.
The 296 step climb was a good workout and very serene. However, there is also a small road for vehicles etc. so that any one with a physical disability is also able to visit.

Tian Tan Buddha

  • 260 steps lead up to this immense Buddha made of bronze, with carved bell, museum and relics inside
  • Ngong Ping Rd, Lantau Island, Hong Kong
  • Hours: Senin – Minggu 10AM–5:30PM
  • Entrance Fee: A round trip on the cable car costs HK$235 | Rp. 429,000. Admission to the Buddha is free but there is a charge of HK$78 to visit the exhibition halls and this includes a meal in the Po Lin Monastery Vegetarian Restaurant.
  • Direction: Google Maps Location

6. Ladies Market – Mong Kok

Surga belanja dan jajanan kaki lima. Area yang selalu disesaki turis karena pasar malamnya yang nge-hype! Tempat dimana asuk-asuk dan ayie-ayie menggelar tenda dan menjajakan berbagai jenis dagangan. Ada 4 ‘market’ yang harus kamu kunjungi disini, Ladies market, Flower Market, Fa Yuen Street dan The Temple Street Night Market . 

Mulai dari gantungan kunci, casing hp, sneakers, tas KW, buah, tanaman, bunga warna-warni, lukisan kaligrafi, guci antik, peramal nasib hingga kedai teh ala film silat. Tawarlah 30% dari harga yang ditawarkan, jangan terlalu sadis, jangan terlalu dermawan. Yang penting, jangan bikin encim-encim disana naik darah. 

Yang paling juara adalah random street food-nya. Stinky tofu, waffle, fish ball tusuk, pineapple bun, dim sum, semuanya ena!  Selain itu banyak resto berlevel Michelin Star dengan harga terjangkau. Let’s go eat!

Ladies Market Mongkok

  • Marketplace with many vendors selling clothing, accessories, souvenirs & street food
  • Tung Choi St, Mong Kok, Hong Kong
  • Hours: Senin – Minggu 11AM–11:30PM
  • Direction: Google maps location

7. Hongkong Causeway Bay

Jantung ritel mewah Hongkong. Mol, butik dan resto super mevah bertebaran diantara gedung pencakar langit. Shopping Mall paling happening ada di Lane Crawford, tempat terbaik untuk melepas gundah dengan mewah. ‘If you’re having fund, have fun! ‘

IMG_3033

8. Kowloon Park

Taman kota tempat warga Hongkong menyegarkan diri sembari menyalurkan hobi. Saya menyaksikan para sesepuh melakukan senam Tai Chi, kung-kung yang sedang melukis, dan pemuda tampan yang duduk menikmati kesendirian *ternyata yang terakhir adalah saya sendiri. Menghabiskan pagi hari dengan santai di taman, memang selalu menyenangkan.

MACAU

Dengan kapal Feri TurboJet, dari Hongkong saya menyeberang ke ‘Oriental Las Vegas’ alias kota togel kelas atas. Biayanya 175 HKD | Rp. 318,000. Waktu berangkat saya baik-baik saja, namun saat balik saya malah mual, perut rasanya terobok-obok ingin muntah. 

Mungkin karena perpaduan tubuh yang letih dan feri yang melaju kencang ditengah ombak yang bergulung-gulung. Kapal yang enjot-enjotan membuat saya stand by di toilet. Entah kenapa bau pesing menenangkan saya. Isi perut yang sempat naik ke tenggorokan, ga jadi keluar. Terima kasih toilet.

1. The Venetian

Destinasi pertama saya di Macau adalah The Venetian. Hotel kelebihan bintang, sampai bintang tujuh! Resort kasino dan mol yang megah, yang didalamnya terdapat ‘Venice artificial’. Kanal indoor dimana kamu bisa naik gondola, lengkap dengan pendayung yang berseriosa. Langit-langitnya pun keren, kayak langit beneran.

 

Nuansa interiornya gold abis, semuanya bau duit. Asik buat foto sana-sini, ngemil ini-itu, dan belanja anu-ini. Semua brand Internasional yang gagal kebeli ada disini. Selera tinggi oppa terhalang salary yang rendah.

Glorious egg tarts. Slightly firm eggy goodness with the crispy pastry layer by layer. Such good texture and sweetness. The simple pleasure of life!

Pergi ke Macau tanpa mencicipi Portuguese Egg Tart, bagaikan pergi ke Jogja tanpa merasakan gudeg. Kebalikan dari mau meninggal, sehabis makan ini makin mau hidup. Pingin nambah terus. Paling juara dimakan pas lagi anget-angetnya, fresh from the oven.

Casingnya terbuat dari flaky pastry yang gampang hancur, mirip kulit Croissant. Puding telurnya yang bercampur susu, mentega, dan karamel, berpadu padan di mulut. It’s so good! Crispy, chewy and creamy! Saat menikmatinya, saya seakan melayang bersama bidadari surga.

2 tempat terbaik untuk nyobain Pastel de Nata ini ada di Margaret’s Café e Nata dan LORD STOW’S BAKERY.

澳门威尼斯人

  • Set on the Vegas-inspired Cotai Strip with Casino and department store
  • s/n Estrada da Baia de Nossa Senhora da Esperanca, Macao
  • Direction: Google Maps Location

2. Senado Square

Alun-alun kolonial hasil pertukaran budaya Portugal dan China. Gereja tua bersinergi indah dengan pertokoan berdekorasi imlek. Di sepanjang perjalanan, banyak toko cemilan yang menawarkan free tester. Dari St. Dominic Church, Monte Fort, hingga Ruin of St. Paul’s, musik oriental menemani saya menikmati egg tart, Almond Cookies hingga BakHwa – dendeng babi. Saya pun blenger dengan bahagia.

議事亭前地

  • A frequent venue for public events, this large town square is surrounded by shops & restaurants.
  • Open 24 hours
  • Direction: Google Maps Location

Saya sempat membeli berbagai almond cookies, Nougat, dan kacang-kacangan di Koi Kei, buat oleh-oleh keluarga.

3. Ruins of St. Paul’s

Monumen bersejarah yang dulunya merupakan gereja terbesar di Asia, dijuluki sebagai ‘The Vatican of the Far East’. Gereja yang didedikasikan untuk rasul Paulus, yang selesai dibangun oleh para penyebar injil dari Portugis pada tahun 1640. Kemegahan Romawi kuno yang sempat dibakar oleh Kekaisaran China pada tahun 1835. Sisa reruntuhan yang kini menjadi magnet wisatawan.

大三巴牌坊

  • Well-known facade of a 17th-century church destroyed by fire, with an on-site religious museum
  • Hours: Senin – Minggu 9AM–6PM
  • Admission to the museum is free
  • Direction: Google Maps Location

4. Lisboa Casino

Tempat bagi dewa judi melipatgandakan uangnya. Sementara bagi pemula, tempat terbaik untuk menghabiskan uang kerja kerasnya secara instant. Saya sempat masuk ke dalam, lihat-lihat, foto-foto, lalu diperingatkan oleh petugas untuk menghapus fotonya. Ternyata dilarang memotret!

葡京娛樂場

Saya sangat menikmati suasana malam di area kasino era 80-an ini, gemerlap lampu warna-warni menghiasi keindahan arsitektur yang menawan. Saat itu oppa tidak berjudi, karena oppa seperti apa kata Dee Lestari:

“Aku penjudi yang buruk. Aku tak tahu kapan harus berhenti dan menahan diri.

Ketika cinta bersinar gemilang menyilaukan mata, kalang kabut aku serahkan semua yang kumiliki.

Kepingan rasa percaya bertaburan di atas meja taruhanku. Dan, aku tak pernah membawa pulang apa-apa.”

2020 akan segera berakhir dan Pagebluk mengajarkan saya untuk lebih mencintai hidup. Di tengah kesulitan, selalu ada hal sederhana yang membahagiakan. This year isn’t so bad. At least i could eat my favourite food. Menikmati lumernya cheese cake di mulut, berolahraga menghirup udara segar, dan bertukar cerita dengan teman dan keluarga.

Kadang kita terobsesi mengejar pencapaian, sampai kita tersesat dan terputus dari kehidupan. Kita lupa akan ‘a little spark from regular old living’. Akhir tahun merupakan saat yang tepat untuk bertanya kepada diri sendiri: ‘What am i doing with my life?’

‘How are you going to spend your life?’

“I’m not sure. But I do know,

I’m going to live every minute of it”

Joe Gardner, Soul – Disney Movie

2 Comments »

  1. Saat ke sana, sayangnya cable car lagi perawatan, jadi ke Big Buddha pulang pergi naik bus. Tapi ya seru juga sih. Hikmahnya jadi lebih hemat haha. Oppa bisa bahasa mandarin gak? jika iya, jalan-jalan di sana dapat lebih mudah. Dulu beberapa kali nyasar sebab susah menemukan orang yang bisa bahasa Inggris. Untungnya, orang HK helpful. Mereka tampak mau membantu sebisa yang mereka mampu.

    Like

  2. Itu langitnya bersih dan biru bangeeettt! Pas gue ke sana lagi summer di bulan Mei, langitnya berawan dan bahkan gerimis haha.
    Pas gue ke sana juga Avenue of Stars lagi direnovasi jadi ditutup.

    Ini usia berapa, hyung?

    Berapaan tuh ngestarbak dan makan egg tart di Victoria Peak?

    Aku kebalikannya, ke Macau dulu baru Hong Kong, itu pun naik bus bukan kapal. Megah banget ya The Venetian, serba emas! Aku selama di Macau nggak sempet ke kasino karena waktunya terbatas banget.

    Nah iya, aku makan egg tart di Margaret Cafe e Nata.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.