Megahnya Cologne Cathedral

Megahnya Cologne Cathedral

Bagaimana caranya menjadi traveler yang memiliki street sense? Indra tambahan yang membuat kita lebih peka dan menikmati perjalanan. Pengetahuan yang membuat kita waspada dan siap bila terjadi hal yang tak diinginkan. Wawasan yang membuat kita ga gampang dibodohi dan bisa merespons dengan tepat.

Setelah malang melintang di studi kasus jomblo abadi. Dengan saya sendiri sebagai kelinci percobaan. Berikut, tesis ilmiah saya tentang street sense. Semoga setelah membaca ini, bakat terpendammu mulai nongol. Semakin sering kamu traveling, indra ini akan semakin terasah. Perlahan-lahan nongol banyak, lalu keluar dengan sendirinya. Petualanganmu pun akan mengalir dengan indah.

Continue reading “Megahnya Cologne Cathedral”

Advertisements

Sadisnya Salju Abadi di Mount Titlis

Sadisnya Salju Abadi di Mount Titlis

Traveling enakan pake Tour, jalan bareng temen atau single fighter? Kebetulan saya sudah merasakan ketiganya. Tapi kalo ditanya mana yang paling enak, saya tetep ga bisa jawab. Karena jawabannya ga absolut, tergantung situasi, kondisi, dan kepribadian masing-masing. Semuanya punya keunikan, kelebihan dan kekurangan. Tiap caranya pun memiliki kenangan manis tersendiri.

Continue reading “Sadisnya Salju Abadi di Mount Titlis”

Terpikat Pesona Florence. Kota Paling Nyeni Di Dunia

Terpikat Pesona Florence. Kota Paling Nyeni Di Dunia

Jalan-jalan sendiri itu seru, ga pake drama. Jalan bareng temen yang nyambung lebih seru lagi! Ga harus temen sepermainan, sohib kentel ataupun temen tapi demen. Temen yang baru kenal pun bisa jadi lebih seru. Biasanya semakin sering traveling, semakin asyik orangnya. Pengalaman membuatnya mengerti cara bersahabat dengan orang lain seperti bersahabat dengan dirinya sendiri. Temen kaya gini sama-sama tau bahwa tiap orang punya hobi dan kesukaannya masing-masing. Tipe temen yang bisa memisahkan diri kapan saja dan ga takut ditinggal ataupun jalan sendirian. Walaupun ga ada orang yang sempurna, setidaknya kita bisa berharap teman traveling kita memiliki beberapa sifat kaya gini…

Continue reading “Terpikat Pesona Florence. Kota Paling Nyeni Di Dunia”

Menjejaki Aliran Puisi Kota Venice

Menjejaki Aliran Puisi Kota Venice

Traveling-lah selagi Jomblo, karena selain ga ada yang peduli, status kesendirianmu membuatmu bebas melakukan apa saja. Mau pergi kemanapun, mau ketemu dengan siapapun ga ada yang ngelarang-larang. Yes, you’re FREE! Freehatin. Tidak adanya tanggungan hidup membuat biaya lebih ter-cover karena kamu cukup menghidupi dirimu sendiri.

Tubuh mudamu masih setrongggg, naik ke puncak gunung turun ke lembah wakanda tak kan jadi masalah. Paling cuma ngos-ngosan dan sedikit bengek. Waktumu masih sangat fleksibel, belum terbagi dengan antar jemput kekasih, ataupun memberi perhatian apakah hari ini sudah makan atau belum, kalo belum biar aku aja yang makan, kamu ga akan kuat, rindu itu berat, kamu mati aja sana (Dylem Aibon 1990).

Continue reading “Menjejaki Aliran Puisi Kota Venice”

Melayang-layang di negeri ‘Kinciran’. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans

Melayang-layang di negeri ‘Kinciran’. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans

Kadang hal yang sederhana terasa begitu istimewa saat kamu merasakannya pertama kali. Ingatkah betapa senangnya kamu saat baru bisa naik sepeda? Ingatkah betapa asyiknya saat kuliah pertama kali bebas pakai baju apapun yang kamu mau, dengan rambut jagung Tao Ming Tse yang menurutmu stylish itu? Ingatkah kamu akan ciuman pertamamu? Sensasi itulah yang selalu saya rasakan saat traveling. Banyak pengalaman baru yang bikin nagih.

Continue reading “Melayang-layang di negeri ‘Kinciran’. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans”

Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!

Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!

Bagi pecinta Chocolate, nama-nama seperti Godiva, Leonidas, Côte d’Or, dan Neuhaus sudah gak asing lagi. Merek-merek Chocolate ternikmat yang membangunkan havana oh na na di perut manusia nista. Chocolate yang menghancurkan diet emak-emak muda dan menggantikannya dengan lemak kebahagiaan. Sebagai pecinta Silverqueen dan Chocodot ‘anti miskin’, saya makin excited untuk mencicipi sensasi chocolate mevvah di negeri asalnya, Belgia.

Continue reading “Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!”

Christmas in Paris. Sehari dengan Sejuta Kenangan Magis

Christmas in Paris. Sehari dengan Sejuta Kenangan Magis

Yeah, i’m in Paris!” perasaan happy berkecamuk dalam hati saya yang polos seperti bayi. Tentu saja perasaan berapi-api saat tiba di bandara Charles De Gaulle tidak saya tunjukkan dengan menari dab ala Pogba, melainkan tetap cool berkharisma ala James Bond. Senyuman penyamar hati yang sedang goyang gergaji. Ekspresi perlindungan diri dari teman tur yang akan men-judge saya bocah tua freak.

Menginjakkan kaki di Paris seperti mimpi yang menjadi nyata. Sometimes, dreams do come true! Menelusuri tiap sudut kota ini melebihi seindah-indahnya mimpi terindah saya. Paris menghadirkan kecantikan yang membuat saya seperti berada di negeri dongeng. This city is just plain beautiful.

‘A walk about Paris will provide lessons in history, beauty, and in the point of Life.’ Thomas Jefferson

Continue reading “Christmas in Paris. Sehari dengan Sejuta Kenangan Magis”