Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni

Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni

Pada satu titik, sebagai manusia kita pasti akan mengalami titik jenuh. Titik dimana kita bosan dengan rutinitas sehari-hari. Dan disaat seperti itulah kita butuh traveling. Namun dikala menulis ini saya teringat dengan kata teman saya yang ga bisa jalan-jalan dengan alibi ga punya duit. Menurut saya sih bukannya dia ga punya duit, tapi dianya aja yang ga mau ngeluarin duit untuk sesuatu yang ga kelihatan bentuknya, sesuatu yang katanya hanya untuk kesenangan sesaat, sesuatu yang dia pikir cuma buat gaya-gayaan doang?

Tentu saja tiap orang memiliki prioritas dan pandangan yang berbeda. Ada yang prioritas nya pingin investasi dulu, ada yang ga rela duitnya ilang gitu aja buat sesuatu yang menurutnya cuma foya-foya alias hedonisme, ada yang lebih suka menghabiskan koceknya untuk barang yang terlihat seperti gadget, fashion, electronics, mobil, perlengkapan rumah dan sebagainya. Tidak ada yang salah dari pilihan itu, bebas cuyyyy! semua orang berhak hidup dengan cara mereka masing masing, toh itu duit duit nya sendiri, hasil jerih payah sendiri.

Continue reading “Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni”

Advertisements

10 Hal asyik yang bisa kamu lakukan sebelum pulang dari Terminal 4 Changi Airport yang Futuristic

10 Hal asyik yang bisa kamu lakukan sebelum pulang dari Terminal 4 Changi Airport yang Futuristic

Changi Airport. Bandara favorit dimana saya bisa betah berlama-lama menyeruput pelan Hot Caramel Macchiato, sambil liatin amoy sexy International berlalu lalang. Tempat dimana saya merasa seperti Lee Min Ho yang berjalan diatas Red Carpet, lengkap dengan teriakan histeris fans-fansnya “Kyaaaa…Kyaaa…Kyaaa” (berkhayal itu gratis). Sebuah bandara yang lebih mirip kota kecil modern dimana kamu bisa shopping perfume Jo Malone ataupun sepatu Adidas yang kamu suka tanpa dikenai pajak, beristirahat dan berfoto di taman bunga matahari yang indah, ataupun duduk merebah nyantai di alat pijet gratis yang super maknyus. Maybe this is what you called with Airport heaven!

Continue reading “10 Hal asyik yang bisa kamu lakukan sebelum pulang dari Terminal 4 Changi Airport yang Futuristic”

Ritz-Carlton Millenia. Hotel ala Millionnaire dengan Bathtub ter-mevvah di Singapore

Ritz-Carlton Millenia. Hotel ala Millionnaire dengan Bathtub ter-mevvah di Singapore

Pada saat traveling, faktor apa sajakah yang membuat kita menjatuhkan pilihan pada sebuah hotel? harga murah? lokasi strategis? kebersihan hotel? pelayanan yang memuaskan? fasilitas mevvah yang ditawarkan? dekat dengan transportasi publik jadi gampang kemana-mana? ataukah dari dinding kamar yang kedap suara “Aaahh unchh… ikeeh ikeeh kimochi?” Tentu saja semua orang memiliki preferensi berbeda, tergantung dari situasi dan kondisi rencana perjalanan kita pada saat itu. Di era Milenial, kita diberikan kemudahan untuk menyeleksi sebuah hotel. Aplikasi seperti Booking.com, Agoda, AirBnB dan Traveloka memaparkan detail segala hal yang kita perlukan sehingga kita bisa memilih hotel apa yang pas dengan keiinginan kita.

Continue reading “Ritz-Carlton Millenia. Hotel ala Millionnaire dengan Bathtub ter-mevvah di Singapore”

Melayang-layang di negeri “Kinciran”. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans

Melayang-layang di negeri “Kinciran”. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans

Kadang hal yang sederhana terasa begitu istimewa saat kamu merasakannya pertama kali. Ingatkah betapa senangnya kamu saat baru bisa naik sepeda? Ingatkah betapa asyiknya saat kuliah pertama kali bebas pakai baju apapun yang kamu mau, dengan rambut jagung Tao Ming Tse yang menurutmu stylish itu? Ingatkah kamu akan ciuman pertamamu? Sensasi itulah yang selalu saya dapatkan saat traveling. Banyak pengalaman baru yang saya rasakan.

Continue reading “Melayang-layang di negeri “Kinciran”. Terhembus Liarnya Amsterdam, Ademnya Volendam, dan Manisnya Zaanse Schans”

Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju

Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju

“Annyeonghaseyo! Yeobo Yeppeoyo Bogo-sipda Saranghae Haengbokhaja!”  Halo! sayang ayu aku kangen tresno koe yuk hepi hepi nduk! mungkin begitulah kira-kira kalo bahasa yang sering kita dengar di drama Korea diartikan dalam bahasa ngangeni nya Jogja. Mengapa saat kita mendengar kata-kata itu di drama Korea, bisa bikin hati terenyuh dan ikut-ikutan galau? seakan-akan kita menjadi orang yang ada didalam kisah itu. Jawaban-nya simple, drama Korea berhasil menciptakan hubungan emosional dengan membangunkan sisi melankolis yang terkubur dalam diri setiap kita. No drama, no life! SWAG! Karakter dikembangkan melalui kelucuan indahnya masa perkenalan kemudian diakhiri dengan cobaan dan kesedihan sedemikian rupa sehingga kita terkoneksi dengan karakter yang ada di cerita kemudian merasakan emosi yang sama. Ditambah dengan background lagu mendayu-dayu, membuat efek dramatis semakin sadis.

Continue reading “Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju”

Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!

Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!

Bagi pecinta Chocolate, nama-nama seperti Godiva, Leonidas, Côte d’Or, dan Neuhaus sudah tak asing lagi. Chocolate mevvah terbaik dari Belgia. Tak ada yang tahu resep rahasia apa yang ada di negara ini sehingga bisa membangunkan havana oh na na di perut manusia bumi. Mereka menghancurkan diet ibu-ibu muda dan menggantikannya dengan lemak kebahagiaan. Keseharian saya sebagai chocolate addict Beng-Beng, Silverqueen, dan Chocodot Garut “anti miskin” membuat makin excited untuk mencicipi sensasi dari chocolate premium.

Continue reading “Menembem di Brussels: it’s all about the best Frites, Waffles,and Chocolates!”

Christmas in Paris: Sehari dengan sejuta kenangan magis

Christmas in Paris: Sehari dengan sejuta kenangan magis

Yeah, i’m in Paris!” perasaan happy dan excited berkecamuk dalam hati saya yang polos seperti bayi. Tentu saja perasaan berapi-api saat tiba di bandara Charles De Gaulle tidak saya tunjukkan dengan frontal seperti menari dab ala Pogba melainkan tetap cool berkharisma ala James Bond 007. Senyuman penyamar hati yang sedang bergoyang patah-patah. Ekspresi luar saya semacam proteksi dari penghakiman sesama teman tour yang akan berpikir kalau saya bocah tua freak.

Menginjakkan kaki di kota Paris seperti mimpi yang menjadi nyata. Dreams do come true sometimes! Menelusuri tiap sudut kota ini melebihi seindah-indah nya mimpi terindah saya. Tempat ini menghadirkan romansa yang membuat saya seperti berada di sebuah kisah cinta ala negeri dongeng. This city is just plain beautiful.

Continue reading “Christmas in Paris: Sehari dengan sejuta kenangan magis”

Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan

Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan

Impian untuk memiliki iPhone dengan design edge to edge “hampir” menjadi kenyataan. Mungkin dalam 2-5 tahun kedepan, Apple akan menciptakan iPhone tanpa bezel dimana kita tenggelam dalam content tanpa halangan apapun. Setelah melalui proses panjang iPhone memutuskan untuk merelease iPhone X tepat di anniversary mereka yang ke-10.

Continue reading “Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan”

Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle

Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle

Musim gugur adalah masa transisi. Masa peralihan dari musim panas menuju musim dingin. Masa dimana daun-daun berguguran dengan indahnya, masa dimana udara hangat mulai berganti dengan hembusan angin dingin. Dedaunan mulai berganti warna, menguning dan memerah dengan megahnya. Jika diibaratkan dengan masa cinta manusia, musim gugur itu seperti masa transisi dimana tangisan sakit hati mulai terlupakan, masa dimana hati yang terluka mulai terobati oleh waktu. Masa dimana move on terasa ringan. Dunia kita memunculkan warna baru dan mulai bersinar kembali.

The trees are about to show us how lovely it is to let the dead things go – Mayaelious

Continue reading “Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle”

Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori

Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori

Kemegahan papan reklame iklan yang nyeleneh, unik, nan kreatif menyambut kedatangan kami di Dotonbori. Mulai dari kepiting dan cumi-cumi raksasa, pangsit goreng segede gaban (gaban aja ga segede ini),  sampe muka sumo nyengir emosian. Sepanjang kanan kiri jalan dipenuhi restoran dan jajanan street food khas tradisional Jepang ataupun yang dimodif kekinian. Saya, Yan dan Aping yang kelelahan setelah bermain di Universal Studios, seakan disegarkan oleh hidupnya suasana dan pancaran cahaya neon lights. Kami tersihir oleh gemerlap-nya pusat hiburan malam dan shopping center disepanjang kawasan ini. Tentu saja, kami dibuat semakin lapar dan tak sabar untuk mencicipi makanan yang ada.

Continue reading “Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori”