Membaranya Akihabara, Odaiba dan Tokyo Tower

Membaranya Akihabara, Odaiba dan Tokyo Tower

Jika ada orang yang ngomong, ngapain sih buang-buang duit buat traveling? Ga sayang apa duitnya abis cuma buat foto-foto? Jika ada yang nyinyir kaya gini, kamu balik pertanyaannya. Apa sih efek dari kurang piknik? uripmu ngono-ngono wae. Semoga kalian ga jambak-jambakan.

Kalo lagi males, ga perlu marah dan cape jelasin. Cukup ngelus-ngelus dada, dada sendiri jangan dada tetangga, apalagi dada mas-mas Go-Jek. Ga perlu kehilangan waktu untuk emosi dengan orang yang ga penting. Don’t tell people your dreams, show them! So, apa sih manfaat traveling?

Continue reading “Membaranya Akihabara, Odaiba dan Tokyo Tower”

Advertisements

Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle

Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle

Musim gugur adalah masa transisi. Masa peralihan dari musim panas menuju musim dingin. Masa dimana daun-daun berguguran dengan indahnya, masa dimana udara hangat mulai berganti dengan hembusan angin dingin. Dedaunan mulai berganti warna, menguning dan memerah dengan megahnya. Jika diibaratkan dengan masa cinta manusia, musim gugur itu seperti masa transisi dimana tangisan sakit hati mulai terlupakan, masa dimana hati yang terluka mulai terobati oleh waktu. Masa dimana move on terasa ringan. Dunia kita memunculkan warna baru dan mulai bersinar kembali.

The trees are about to show us how lovely it is to let the dead things go – Mayaelious

Continue reading “Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle”

Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori

Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori

Kemegahan papan reklame iklan yang nyeleneh, unik, nan kreatif menyambut kedatangan kami di Dotonbori. Mulai dari kepiting dan cumi-cumi raksasa, pangsit goreng segede gaban (gaban aja ga segede ini),  sampe muka sumo nyengir emosian. Sepanjang kanan kiri jalan dipenuhi restoran dan jajanan street food khas tradisional Jepang ataupun yang dimodif kekinian. Saya, Yan dan Aping yang kelelahan setelah bermain di Universal Studios, seakan disegarkan oleh hidupnya suasana dan pancaran cahaya neon lights. Kami tersihir oleh gemerlap-nya pusat hiburan malam dan shopping center disepanjang kawasan ini. Tentu saja, kami dibuat semakin lapar dan tak sabar untuk mencicipi makanan yang ada.

Continue reading “Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori”

Tersihir Keajaiban Harry Potter di Universal Studios Jepang

Tersihir Keajaiban Harry Potter di Universal Studios Jepang

Jika Disneyland merupakan ‘The Happiest place on earth’ maka Universal Studios adalah ‘The craziest place to ride a roller coaster muter-muter sampe mual gila!’ Wahana menantang yang dibuat tidak hanya untuk bocah cilik, tapi juga orang dewasa yang ingin merasakan kembali bahagianya menjadi anak-anak. Permainan memacu adrenaline yang membuat kita berteriak melepaskan beban di dada. Teriakan ketegangan yang mematikan virus depresi.

Continue reading “Tersihir Keajaiban Harry Potter di Universal Studios Jepang”

Kyoto’s hidden beauty: Mengagumi Kemewahan Emas Kinkakuji, Kekuatan di balik Kesederhanaan Kiyomizudera, Makan Unagi “belut steroid” di Gion

Kyoto’s hidden beauty: Mengagumi Kemewahan Emas Kinkakuji, Kekuatan di balik Kesederhanaan Kiyomizudera, Makan Unagi “belut steroid” di Gion

Gold all in my chain, gold all in my ring
Gold all in my watch
Don’t believe me just watch
Nigga, nigga, nigga
Don’t believe me, just watch
Don’t believe me, just watch

Trinidad James, All Gold Everything

Yeah, just watch that gold pavilion behind the lake. All gold everything. Keindahan pancaran emas yang terbersit dari balik kalemnya danau dan pepohonan. Pantulan cermin dari air membuat nya semakin mempesona. Seakan-akan danau ini sengaja dibuat agar kuil ini bisa ngaca tiap hari, mengagumi kecantikan dari keindahan emas yang menempel di tubuhnya. Narsisme yang indah!

Continue reading “Kyoto’s hidden beauty: Mengagumi Kemewahan Emas Kinkakuji, Kekuatan di balik Kesederhanaan Kiyomizudera, Makan Unagi “belut steroid” di Gion”

Menjelajahi Hakone: Makan Telur Awet Muda di Owakudani. Berlayar ala One Piece di Lake Ashi. Mandi Bugil di Onsen dan Berendam Wine di Yunessun Hot Spring

Menjelajahi Hakone: Makan Telur Awet Muda di Owakudani. Berlayar ala One Piece di Lake Ashi. Mandi Bugil di Onsen dan Berendam Wine di Yunessun Hot Spring

Telur ajaib yang bisa membuat siapa saja yang memakannya bertambah perkasa dan awet muda. Kulitmu yang mulai kendur, mendadak kenyal dan kembali kencang. Staminamu bangkit, auramu menjadi cerah terpancar layaknya pria dalam iklan klinik Tong Seng. Begitulah pengalaman pertama saya saat memakan telur ajaib di Owakudani. Tentu saja ungkapan saya diatas sedikit berlebihan.

Telur ini merupakan hasil rebusan sumber air panas gunung berapi di Hakone. Jika kamu makan satu saja telur, kamu akan panjang umur. Konon, umur hidupmu akan bertambah 7 tahun lebih lama. Jika kamu makan 2 telur, umurmu akan bertambah 14 tahun. Jika kamu makan minimal 10 telur, kamu akan bisulan.

Continue reading “Menjelajahi Hakone: Makan Telur Awet Muda di Owakudani. Berlayar ala One Piece di Lake Ashi. Mandi Bugil di Onsen dan Berendam Wine di Yunessun Hot Spring”

Membumbui hasrat “Chicken Wing” di Hooters Shibuya. Membakar hati dengan Sake dan Yakitori di Shinjuku Omoide Yokocho

Membumbui hasrat “Chicken Wing” di Hooters Shibuya. Membakar hati dengan Sake dan Yakitori di Shinjuku Omoide Yokocho

Oh Yes, Hooters. Restoran berlogo burung hantu “belok” yang seakan mewakili mata tiap pria yang berada disini. Tak ada hal yang lebih menyenangkan selain menutup malam di Shibuya dengan ngunyah Chicken Wings, menyeruput beer sambil memandangi gadis Jepang ber-body guitar mengenakan tank top putih dan hotpant orange super ketat. Mata saya yang tadinya makin sipit karena mengantuk, berubah menjadi sebesar bola ping-pong. Persis seperti burung hantu di Logo Hooters.

Continue reading “Membumbui hasrat “Chicken Wing” di Hooters Shibuya. Membakar hati dengan Sake dan Yakitori di Shinjuku Omoide Yokocho”

Terpana dan Terharu di Shibuya. Tenggelam dalam Ichiran Ramen

Terpana dan Terharu di Shibuya. Tenggelam dalam Ichiran Ramen

Hal pertama yang kami lakukan di Shibuya adalah mencari jejak Hachiko. Anjing yang ketenarannya melebihi manusia seperti saya. Anjing yang memiliki film dan buku biografinya sendiri, dan fans anjing-anjing betina berbulu lebat yang menggandrunginya. Sayangnya hachiko terlambat tenar, dia tenar setelah meninggal. Dia belum sempat menikmati gemerlapnya dunia artis. Miris.

Continue reading “Terpana dan Terharu di Shibuya. Tenggelam dalam Ichiran Ramen”

“Creamy” Harajuku. Cosplay ala Sailormoon sampai Crepes-gasm

“Creamy” Harajuku. Cosplay ala Sailormoon sampai Crepes-gasm

Prajurit pembela cinta dan keadilan, dengan kekuatan bulan, akan menghukummu!

Jika kamu hafal teriakan ini, kamu resmi hidup sebagai ABG taon 90-an. Yang artinya, sekarang kamu mulai memasuki masa om-om dan tante-tante ( yes, termasuk saya ). Sebenarnya, saya sudah lupa apa intisari cerita Sailormoon sampe-sampe dia mau menghukum penjahat dengan kekuatan bulan. Kekuatan bulannya kaya apa, saya juga ga ngerti.

Apakah mungkin kekuatan bulannya hanya keluar saat dia datang bulan? Karena sering ditayangin di TV lokal, apalagi pas bagian Clinggg…. biasanya muncul sinar terang menyilaukan mata. Gadis pirang berkuncir kuda mengenakan baju sekolah biru putih dan pita merah, berteriak sepenuh tenaga ‘Dengan kekuatan bulan akan menghukummu’ mau ga mau, suka ga suka, akhirnya nyantol di kepala.

Continue reading ““Creamy” Harajuku. Cosplay ala Sailormoon sampai Crepes-gasm”

“Seriously, i need Doraemon in my life!” Masa dewasa lebih bahagia di Fujiko F. Fujio Museum

“Seriously, i need Doraemon in my life!” Masa dewasa lebih bahagia di Fujiko F. Fujio Museum

Aku ingin begini, aku ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali… Semua semua semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong ajaib

Jika kamu ikut menyanyi saat membaca lirik ini, masa kecilmu terselamatkan!

Saya masih ingat senang nya pulang sekolah lalu membaca komik Doraemon sambil tiduran (Me-time masa kecil). Melepas lelah dengan mengagumi alat canggih dari kantong ajaib. Ketawa gemas melihat kebodohan Nobita yang ga bisa memanfaatkan gadget dari masa depan tersebut. Entah kenapa saya ga pernah bosen walaupun plot nya selalu sama. Nobita di-bully lalu menangis ke Doraemon, diulang-ulang sampe kiamat. Mungkin karena ada aja benda Doraemon yang bikin fantasy kita nagih. Membuat kita beranda-andai ‘Whoaaa coba ada pintu kemana saja, Whoaaa coba ada mesin waktu. Whoaaaa…… Whoaaa… whoaaaaa… whoaaaa… i’m in love with your body’ (mendadak Ed Sheeran)

“Seriously, i need a Doraemon in my life!” betapa menyenangkannya hidup jika ada Doraemon.

Continue reading ““Seriously, i need Doraemon in my life!” Masa dewasa lebih bahagia di Fujiko F. Fujio Museum”