5 Tempat Wisata Unik Di Jeju. Disertai Panduan Transportasi, Hostel Murah, Dan Makanan Yang Wajib Dicoba

5 Tempat Wisata Unik Di Jeju. Disertai Panduan Transportasi, Hostel Murah, Dan Makanan Yang Wajib Dicoba

Cinta akan traveling itu kaya cinta monyet. Kita lihat seseorang yang menarik lalu jatuh cinta. Polos layaknya monyet kepada monyet. Suka ya suka aja, ga ada embel-embel harus seiman, harus sederajat, harus inilah itulah. Seperti anak SMA yang lagi naksir temen sekelasnya. Ga peduli orang ngomong apa, kita terus berusaha mendapatkan perhatian  orang yang kita suka. Cuek, nekat, dan cenderung gila.

Sama halnya dengan cinta akan traveling. Masa bodoh dengan berbagai alasan, harus kaya dulu, harus punya rumah dulu, harus nabung buat kawin dulu. Don’t wait for everything to be perfect, because you’ll be waiting foreva! Seperti cinta monyet yang polos, there’s nothing wrong about being monkey. *soundsweird

Continue reading “5 Tempat Wisata Unik Di Jeju. Disertai Panduan Transportasi, Hostel Murah, Dan Makanan Yang Wajib Dicoba”

Advertisements

Tips agar Visa Korea mu disetujui! Disertai Syarat Pengajuan dan Panduan Mengisi Formulir Aplikasi Visa Korea 2019

Tips agar Visa Korea mu disetujui! Disertai Syarat Pengajuan dan Panduan Mengisi Formulir Aplikasi Visa Korea 2019

Ngajuin visa itu ibarat ikut Indonesian Idol. Kamu memperkenalkan diri lalu memberikan penampilan terbaik. Berharap-harap cemas pada akhirnya mendapat jawaban ‘Ya, anda lolos! bawalah Golden Ticket ini pulang’

Kamu melompat girang sambil menonjokkan tangan ke udara ‘Yeah!’ air mata berlinang, dada kembang kempis, merasakan kelegaan yang semriwing. ‘Aaaah…akhirnya bisa jalan-jalan dengan tenang’. Kelegaan menuju puncak gemilang cahaya!

Continue reading “Tips agar Visa Korea mu disetujui! Disertai Syarat Pengajuan dan Panduan Mengisi Formulir Aplikasi Visa Korea 2019”

Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju

Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju

‘Annyeonghaseyo, Yeobo Yeppeoyo Bogo-sipda Saranghae Haengbokhaja!’  Halo, sayang ayu aku kangen tresno koe, yuk hepi hepi nduk! kira-kira seperti itulah, kalau kata-kata yang sering kita dengar di drakor diartikan ke bahasa ngangeni nya Jogja. Mengapa saat mendengar kata-kata itu, bikin hati terenyuh dan ikut-ikutan galau? seakan-akan kita menjadi orang yang ada didalam kisah tersebut?

Jawaban-nya simple, drama Korea berhasil menciptakan hubungan emosional dengan membangunkan sisi melankolis dalam diri kita. No drama, no life! SWAG! Karakter dikembangkan melalui kelucuan dan indahnya masa perkenalan, kemudian diakhiri dengan cobaan dan kesedihan. Kita pun terkoneksi dengan karakter di cerita kemudian merasakan emosi yang sama. Ditambah dengan background lagu mendayu-dayu, membuat efek dramatis semakin sadis.

Continue reading “Valentine’s Day in Seoul. Sekecup sepi dalam segelas soju”