Berlin. Kelam Yang Memaksa Diingat

Berlin. Kelam Yang Memaksa Diingat

FOMO – Fear of missing out. Penyakit gatal ngecek iPhone berkali-kali meski ga ada notifikasi. Gejala yang membuat kita scrolling sampe mabok. Kayaknya ada yang kurang kalo ga ngecek timeline, kita jadi merasa takut ‘ketinggalan’. Kelewatan kejadian seru yang membuat kita kudet.  Kelewatan  upload foto narsis yang bikin kita kusis *kurang eksis.

Walaupun yang kita lihat sebenarnya itu-itu saja. Membaca berita ga penting, nonton video lucu, stalking gebetan lagi mimik bubble tea, melihat temen lagi menjemput rezeki, dan mengagumi belahan dada selebgram. Faaalllaaawwww!

Continue reading “Berlin. Kelam Yang Memaksa Diingat”

Advertisements

Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni

Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni

Pada satu titik, sebagai manusia kita pasti akan mengalami titik jenuh. Titik dimana kita bosan dengan rutinitas sehari-hari. Dan disaat seperti itulah kita butuh traveling. Namun dikala menulis ini saya teringat dengan kata teman saya yang ga bisa jalan-jalan dengan alibi ga punya duit. Menurut saya bukannya dia ga punya duit, tapi dianya yang ga mau ngeluarin duit untuk sesuatu yang ga kelihatan bentuknya, sesuatu yang katanya hanya untuk kesenangan sesaat, sesuatu yang dia pikir cuma buat gaya-gayaan doang?

Tentu saja tiap orang memiliki prioritas dan pandangan yang berbeda. Ada yang prioritas nya pingin investasi dulu, ada yang ga rela duitnya ilang gitu aja buat sesuatu yang menurutnya cuma foya-foya alias hedonisme, ada yang lebih suka menghabiskan koceknya untuk barang yang terlihat seperti gadget, fashion, electronics, mobil, perlengkapan rumah dan sebagainya. Tidak ada yang salah dari pilihan itu, bebas cuyyyy! semua orang berhak hidup dengan cara mereka masing-masing, toh itu duit duit nya sendiri, hasil jerih payah sendiri.

Continue reading “Melbourne yang bikin keki. Cantiknya musim semi di kota layak huni”